Denpasar (Antara Bali) - Calon Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta media di Pulau Dewata independen dan jujur dalam memberitakan tahapan-tahapan pemilihan kepala daerah di provinsi itu.

"Semua pihak harus jujur, terutama media harus jujur. Kalau tidak jujur, bisa membuat orang lain marah," katanya di sela-sela persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha didampingi Cawagub Ketut Sudikerta dan para pendukungnya, di Denpasar, Selasa.

Mantan Kapolda ini menegaskan peran media itu menjadi sangat penting untuk menciptakan Pilkada Bali yang damai sehingga media diminta objektif, independen dan berimbang. Ia juga menyayangkan masih ada media di Bali yang bersikap tidak adil dan hanya memberitakan salah satu kegiatan kandidat.

"Bali itu harus damai. Pilkada itu harus damai karena ini merupakan prasyarat untuk kegiatan-kegiatan berikutnya yang akan digelar di Bali. Kalau ini tidak aman, tidak damai, tidak jujur, maka akan berakibat pada kegiatan lainnya," ujarnya.

Pastika juga meminta semua pemangku kepentingan untuk menaati aturan supaya tidak ada alasan yang dapat memicu konflik. "Konflik pasti akan terjadi ketika ada pihak yang tidak taat aturan," katanya.

Terkait dengan kegiatan awal kampanye yang diisi dengan persembahyangan bersama, kata Pastika, itu pun ditujukan untuk memohon kepada Tuhan supaya Pilkada Bali berjalan dengan damai.

Persembahyangan Cagub-Cawagub Bali Pastika-Sudikerta yang bersembahyang menggunakan pakaian putih-putih itu diwarnai dengan hujan gerimis.

Menurut Pastika, gerimis merupakan simbolis "tirta penglukatan" atau air suci pembersihan dari alam. Umat Hindu umumnya sebelum memulai persembahyangan selalu diperciki "tirta penglukatan".

Usai bersembahyang di Pura Jagatnatha yang terletak di jantung Kota Denpasar itu, Pastika dan rombongan kemudian berjalan kaki melanjutkan persembahyangan ke Pura Desa, Desa Adat Denpasar yang kebetulan lokasinya tak terlampau jauh dari Pura Jagatnatha.

Dalam kunjungan Pastika ke sejumlah pura ini juga tampak dihadiri para pentolan partai pendukungnya yakni Ketua DPD Partai Demokrat Bali yang juga Ketua Tim Pemenangan Made Mudarta, Ketua DPW PAN Bali Njoman Gede Suweta, serta para politisi Partai Golkar Bali. (LHS)

Editor: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar