Rabu, 20 September 2017

Kodam Udayana Dorong Pembangunan Kesehatan Masyararakat

| 439 Views
id Kodam udayana, tni, hut tni, bakti sosial, pelayanan kesehatan, bantuan sosial
Kodam Udayana Dorong Pembangunan Kesehatan Masyararakat
Kodam IX/Udayana menggelar bakti sosial kesehatan dan pasar murah salah satunya donor darah memperingati HUT TNI ke-72 di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Kamis (14/9). (Foto Antara Bali/Dwa/2017)
Denpasar (Antara Bali) - Kodam IX/Udayana mendorong pembangunan kesehatan masyarakat salah satunya melalui pelayanan sosial gratis memaknai Hari Ulang Tahun ke-72 Tentara Nasional Indonesia. 

 "Ini merupakan bentuk kepedulian TNI di bidang kesehatan karena masalah kesehatan masih banyak dan ironisnya mereka dari kelompok masyarakat kurang mampu dari segi ekonomi," kata Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak ketika membuka Bakti Sosial TNI di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon di Denpasar, Kamis. 

 Bakti sosial yang digelar TNI meliputi pengobatan mata, operasi katarak, pengobatan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, pelayanan KB, donor darah dan pasar murah. 

 Selain pelayanan sosial tersebut, TNI juga memberikan kacamata gratis dan bekerja sama dengan instansi lain memberikan kaki palsu.

 Pangdam mengharapkan kegiatan sosial tersebut dapat menyentuh dan menyasar masyarakat kurang mampu secara ekonomi tersebut sehingga dapat mendukung visi pemerintah mewujudkan Indonesia Sehat. 

 "Program bakti sosial merupakan upaya stategis untuk memberi kontribusi terhadap pembangunan kesehatan," imbuh jenderal dengan bintang dua di pundak itu.

 Kodam IX/Udayana mendirikan sejumlah tenda di Lapangan Timur Puputan Renon yang dijadikan sebagai lokasi bakti sosial. Ratusan perwira TNI dari jajaran Kodam Udayana dan Polda Bali serta masyarakat umum turut serta bergabung mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan. 

 Selain bakti sosial kesehatan, Kodam Udayana juga mengadakan pasar murah yang menjual kebutuhan pokok di antaranya beras, gula pasir, minyak hingga telur yang dijual dengan harga "miring" dari pasaran. 

 Seperti harga gula pasir yang dijual Rp10 ribu atau lebih murah dibandingkan harga di pasaran. 

 Pelayanan kesehatan tersebut disambut antusias masyarakat yang sejak pukul 07.00 Wita berbondong-bondong mengantre di masing-masing tenda kesehatan dan pasar murah.

 Mereka terlebih dahulu mendaftar dengan menyertakan kartu identitas untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan. 

 "Ini sangat membantu karena masyarakat sekarang perlu cek kesehatan. Saya berharap ke depan dilaksanakan lagi pelayanan kesehatan," kata seorang warga Denpasar Made Wiadmaja yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan mata. (Dwa) 

Editor: Dewa Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga