"KMHDI sebagai satu-satunya organisasi kemahasiswaan Hindu nasional telah melaksanakan Rapat Kerja X di Bandung, Jawa Barat yang bertema `Implementasi Nilai-Nilai Jati Diri Bangsa dalam Kehidupan Bernegara` dilaksanakan selama tiga hari," kata Putu Suwiasa selaku Presidium Pimpinan Pusat KMHDI melalui surat elektronik, Sabtu.
Ia mengungkapkan, rakernas adalah kegiatan yang bertujuan untuk menyusun program kerja PP KMHDI selama dua tahun ke depan. "Selain menyusun program kerja selama dua tahun, kita akan melakukan konsolidasi internal juga dengan kader KMHDI se Indonesia yang sempat hadir saat ini," ungkapnya.
"KMHDI yang saat ini sudah berusia 23 tahun sangat mengedepankan karakter nasionalisme, bangsa ini membutuhkan generasi yang menghargai keutuhan dan kesatuan bangsa. Karena Indonesia terbentuk atas perbedaan justru kita harus bangga menjadi negara yang bersatu dalam keberagaman," sambung Suwiasa.
Rakernas KMHDI bukan kali pertamanya dilaksanakan di Bandung, pada tahun 2012 PD KMHDI Jawa Barat juga telah menjadi tuan rumah kegiatan nasional ini.
Direktur Pendidikan Hindu Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Drs. Ida Bagus Subawa menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa Hindu se Indonesia dalam berkarya sebagai generasi muda Hindu.
"Sesuai tema yang diangkat KMHDI harus mengedepankan sistem pengkaderan yang terdepan. Karena bangsa ini membutuhkan generasi yang berkompeten dan profesional untuk bersaing di era globalisasi ini" ungkapnya.
Ia mengharapkan KMHDI konsisten dalam meningkatkan singergitas dengan orgaisasi-organisasi lainnya khususnya organisasi keumatan karena kerja sama antarorganisasi mampu meciptakan kondisi masyarakat yang solid dan ke depannya kaderisasi adalah hal yang mutlak bagi generasi Hindu.
"Kaderisasi KMHDI akan menciptakan generasi Hindu yang religius, humanis, nasionais dan progresif. Karakter demikian yang sedang kita butuhkan saat ini," Ungkapnya sebelum pemukulam gong pembukaan.
Rakernas X KMHDI sebagai awal perjalanan organisasi yang menjadi penting adalah bukan pada seberapa bayak dan program kerja yang dibentuk, namun bagaimana program kerja tersebut dilaksanakan mmenyentuh sampai ke lapisan bawah masyarakat dan berdaya guna bagi masyarakat Indonesia. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026