Buleleng, Bali (ANTARA) - Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng terus memperkuat wawasan kebangsaan dan penguatan pengamalan Pancasila di kalangan generasi muda untuk mendukung penerus bangsa tangguh berkarakter.
"Kegiatan ini difokuskan pada upaya menanamkan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sebagai warga negara, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di kalangan mahasiswa," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng Nyoman Widiartha, di Buleleng, Kamis.
Ia menegaskan kegiatan yang rutin dilaksanakan menyasar perguruan tinggi tersebut menjadi wadah strategis dalam memperkuat pemahaman kebangsaan generasi muda.
"Kegiatan ini merupakan sarana bagi peserta untuk menambah pengetahuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama menjaga tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja I Nyoman Miarta Putra menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi PPWK di kampus keagamaan negeri terbesar di Bali Utara tersebut memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai kebangsaan.
“Kegiatan ini merupakan hal penting dalam mewujudkan generasi yang paham akan nilai kebangsaan yang mulai memudar seiring perkembangan teknologi yang pesat,” ujarnya.
Miarta juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.
Menurutnya, arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut mahasiswa untuk tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
"Kampus bukan hanya ruang transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian integral dalam kehidupan akademik mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali semangat persatuan, toleransi, serta cinta tanah air di kalangan sivitas akademika. Terlebih, sebagai institusi pendidikan berbasis keagamaan Hindu, IAHN Mpu Kuturan Singaraja memiliki tanggung jawab moral untuk mengintegrasikan nilai-nilai dharma dengan semangat kebangsaan.
Sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber yaitu Komang Surya Adnyana, Ni Putu Rahayu, I Putu Ari Sudiada, dan Made Rian Cahyadi Materi yang memberikan wawasan komprehensif serta relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.