Denpasar (Antara Bali) - Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) Bali mencari bibit pengusaha muda dengan meluncurkan program "JPMI Preneur Audition" di Denpasar, Sabtu malam.

"Kita ketahui bersama sampai hari ini Indonesia dan juga Bali masih kekurangan pengusaha. Pola pikir masyarakat masih sering terfokus hanya untuk menjadi pegawai," kata Ketua JPMI Bali Mardi Sumitro di sela-sela peluncuran program itu.

Melalui program ajang pencarian bakat calon pengusaha andal tersebut, JPMI ingin generasi muda usai menamatkan sekolah dan kuliah dapat berorientasi menjadi usahawan.

"Kami menargetkan di awal dapat terjaring 500 peserta dengan mengirimkan proposal usaha, siapa pun boleh ikut audisi ini yang penting berdomisili di Bali," katanya.

Dari 500 peserta, lanjut dia, nantinya akan disaring lagi menjadi 100 hingga pada babak final sekitar Desember 2013 akan didapatkan 30 peserta terbaik yang akan diuji oleh para panelis.

"Rencananya mulai Juli ini kami akan mengadakan promosi ke kabupaten/kota di Bali. Proses seleksi akan dimulai pada Oktober 2013," ucapnya.

Mardi mengatakan yang teristimewa nanti saat final akan menghadirkan pengusaha Chairul Tanjung yang sudah menyatakan siap menjadi panelis.

Sementara itu, Jusuf Kalla yang hadir dalam acara itu menyatakan sangat mendukung kiat JPMI sebagai salah satu upaya untuk mencetak pengusaha muda.

"Intinya bagaimana memotivasi generasi muda untuk lebih banyak di dunia usaha, dan tugas kita bersama dengan memberikan dorongan," kata Wapres RI periode 2004-2009 itu.

Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan dengan melahirkan para pengusahalah dapat dibuka lapangan kerja yang semakin banyak dan memberikan nilai tambah.

Dalam ajang itu pemenang akan mendapatkan total hadiah mencapai Rp500 juta.

Pada kesempatan peluncuran program tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus JPMI Kota Denpasar dan Kabupaten Badung periode 2013-2018. Turut hadir pula Ketua JPMI Pusat Eman Sukirman.(LHS)

Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati
: Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026