"Kerusakan jalan itu hampir merata di seluruh wilayah kecamatan di Tabanan," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan I Ketut Simbar, Rabu.
Ia menyebutkan bahwa panjang keseluruhan jalan di Kabupaten Tabanan mencapai 2.227,1 kilometer. Sepanjang 206,7 kilometer rusak ringan hingga sedang dan 157,4 kilometer rusak berat.
"Kerusakan itu baru pada kelas jalan kabupaten, kecamatan, dan desa. Data itu belum mencakup kerusakan kelas jalan nasional dan provinsi," katanya.
Kerusakan jalan itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya pelanggaran atas tonase kendaraan angkutan barang, cuaca, dan frekuensi kendaraan yang makin meningkat.
"Belum lagi banjir yang mengakibatkan aspal jalan mengelupas," kata Ketut Simbar menambahkan.
Di lain pihak, proses perbaikan jalan tidak bisa dilakukan sekaligus. Selama periode 2011-2012, jalan kelas kabupaten yang sudah diperbaiki mencapai 87,94 kilometer.
Tahun ini perbaikan jalan sepanjang 44,2 kilometer dengan menelan dana mencapai Rp34 miliar. "Kami tidak menutup mata. Masih saja ada jalan di beberapa tempat yang rusak. Tapi program perbaikan masih tetap berjalan," katanya.
Untuk jalan kelas desa dibutuhkan program partisipatif dengan dana PNPM yang mencapai Rp1,5 miliar. "Sepanjang tahun ini sudah ada 90 permohonan perbaikan jalan desa," katanya. (EKA/M038)
Pewarta: Oleh Suar Eka Buana: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.