Buleleng, Bali (ANTARA) - Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna meninjau langsung jalan rusak di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan yang selama ini menjadi jalur vital penunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
"Saya memastikan akan segera melakukan kajian teknis sebagai dasar penanganan. Peningkatan infrastruktur jalan ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian masyarakat," kata Gede Supriatna di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Senin.
Menurut dia, langkah nyata tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan di wilayah atau kawasan pedesaan.
“Kami bersama jajaran terkait turun langsung ke Desa Bila merespons penyampaian dari masyarakat terkait infrastruktur jalan di Desa Bila, khususnya akses ke Dusun Perigi yang sudah lama belum tersentuh peningkatan struktur jalan,” ujar Supriatna.
Dia juga menjelaskan kondisi jalan saat ini masih berupa jalan tanah tanpa lapisan aspal maupun rabat beton. Hal tersebut menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
"Akses jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer ini masih belum beraspal maupun rabat beton, sehingga cukup menyulitkan masyarakat. Ini memang perlu kita perhatikan,” katanya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa penanganan jalan tersebut akan dimasukkan dalam program prioritas pemerintah daerah ke depan. Jenis peningkatan yang akan dilakukan akan disesuaikan dengan hasil kajian teknis di lapangan, baik melalui pengaspalan maupun pembangunan rabat beton.
"Ke depan, jalan ini akan kita programkan karena sangat penting untuk konektivitas masyarakat, apalagi wilayah ini merupakan kawasan pertanian dan perkebunan,” katanya.
Sementara itu, Perbekel/Kepala Desa Bila Ketut Citarja menyampaikan harapan besar agar perbaikan jalan tersebut dapat segera direalisasikan. Selain akses jalan, masyarakat juga membutuhkan dukungan penyediaan air untuk subak guna menunjang produktivitas pertanian yang menjadi sektor unggulan di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengharapkan bantuan dari bapak bupati dan wakil bupati untuk membantu perbaikan jalan ini, serta dukungan air untuk subak karena potensi pertanian kami cukup besar,” ungkapnya.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026