Negara (Antara Bali) - Warga Dusun Moding Kaja, Desa Candikusuma, Kabupaten Jembrana minta pemerintah memperbaiki atau mengaspal jalan sepanjang 1,5 kilometer yang hancur, dan membahayakan warga yang melintasinya.

"Kami sudah mendapatkan informasi kondisi jalan tersebut. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk mengecek," kata Bupati Jembrana, I Putu Artha, Jumat, di Negara.

Artha mengungkapkan, untuk perbaikan jalan tersebut akan dianggarkan dalam APBD Perubahan Jembrana 2013.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jembrana, I Gusti Putu Mertadana mengatakan, perbaikan jalan di Dusun Moding Kaja menjadi prioritas program pembangunan lewat APBD Perubahan.

Pantauan di lokasi, kondisi jalan ini memang rusak berat, dengan aspal terkelupas dan hampir seluruhnya berlubang.

Anik, warga setempat mengatakan, dirinya harus hati-hati saat melintas di jalan ini agar tidak terperosok atau terpeleset dalam lubang.

"Apalagi saat hujan, berbahaya melintas dengan kendaraan disini. Selain itu, ujung-ujung aspal yang berlubang juga banyak yang tajam, bisa menyebabkan ban kempes," katanya.

Bagian paling berbahaya jalan ini adalah, tanjakan disusul dengan turunan dan kelokan tajam dengan sungai di sampingnya.

"Kami sudah sering mengusulkan agar jalan ini segera diperbaiki, namun belum ada realisasi," kata Kepala DUsun Moding Kaja, Ketut Dwiantara.

Ia mengaku, dirinya sering mendapatkan protes dari warga karena dinilai tidak mengusulkan perbaikan untuk jalan tersebut.(GBI)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026