Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menyatakan hal itu saat memberi penjelasan hasil survei kepuasan jemaah haji 1433H/2012 pada saat peluncuran buku wartawan haji, penyampaian laporan keuangan haji kepada BPK di kantor Kementerian Agama MH Thamrin, Jakarta, Kamis.
Pada kesempatan itu hadir Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh, Anggito Abimanyu, Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar, Ketua Komite Haji Indonesia Slamet Effendi Yusuf, Irjen Kemenag M. Jasin, pimpinan asosiasi dari biro perjalanan haji dan umroh dan perwakilan dari BPK.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan jika dibandingkan dengan tahun 1432H/2011 terjadi penurunan indeks kepuasan jemaah haji sebesar 1,99 persen. Daerah Kerja (Daker) Madinah paling besar penurunannya (1,72 persen) dibanding Daker lainnya: Mekkah, Jeddah dan Armina.
Penurunan itu untuk seluruh jenis pelayanan, mulai petugas kelompok terbang (Kloter), non-kloter, ibadah, akomodiasi, katering, transportasi hingga pelayanan umum lainnya. (LHS/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.