Denpasar (ANTARA) -
PT PLN (Persero) dalam rangkaian menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2024, memberikan edukasi kepada anak-anak di Panti Asuhan Narayan Seva, Singaraja untuk ikut meningkatkan pemahaman terhadap bahaya kelistrikan sejak dini.
Mengambil momen musim liburan bagi anak sekolah ini, PLN memanfaatkannya untuk memberikan edukasi tentang pentingnya bahaya listrik terutama yang disebabkan oleh layang-layang kepada anak-anak di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu.
Panti Asuhan Narayan Seva yang berada di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng yang menjadi tempat edukasi itu mengasuh 83 anak yatim piatu dan anak-anak terlantar dengan memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan tempat tinggal serta pendidikan.
Di hadapan anak-anak yang terdiri atas usia sekolah Taman Kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) tersebut, Manager PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara Yohanis Sudarmono Tondokusumo menyampaikan pengenalan terhadap bahaya listrik.
“Listrik tidak terlihat namun akan membahayakan dan sangat mematikan jika tidak paham bahayanya. Ini yang perlu diwaspadai oleh semua orang terutama anak-anak sejak dini,” katanya.
Ia juga mengatakan agar anak-anak juga bisa mengetahui bahaya kelistrikan dari rumah sampai fasilitas umum lainnya seperti tidak boleh menumpuk colokan listrik, tips menggunakan peralatan listrik yang aman sampai perlakuan jika melihat ada kabel listrik di jalanan yang jatuh.
“Pastikan jika ada kabel yang jatuh kita menghindar dan menjauh, serta menyampaikan kepada orang lain agar terhindar dari tersengat listrik,” imbuhnya.
Sudarmono juga berharap agar anak-anak bisa mengetahui kemana harus melapor apabila melihat hal-hal yang memiliki potensi bahaya kelistrikan.
“Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nanti jika melihat kabel terjatuh atau bahaya dari listrik lainnya, bisa melapor ke PLN dengan menelpon 123 yaitu contact center PLN dan bisa juga melalui aplikasi PLN Mobile,” katanya.
Diharapkan bantuan itu dapat bermanfaat bagi mereka sehingga dapat digunakan untuk kegiatan belajar sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Panti Asuhan, Didi Sundari menyambut baik kunjungan PLN yang dilakukan pada sore hari saat anak-anak berkumpul.
“Terima kasih kepada PLN yang selalu menyempatkan untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan di Narayan Seva. Dan kegiatan sosialisasi ini merupakan edukasi yang sangat penting bagi anak-anak sejak dini agar menjadikan mereka ingat dan bisa menyampaikan kepada teman-temannya yang lain,” katanya.