Kedua orang tuanya Dewi Karlina dan Ivan Suhendar, mengaku pasrah dengan nasib yang menimpa anak keempatnya itu, sebagai garisan yang terbaik yang diberikan sang Maha Kuasa.
"Kami hanya bisa pasrah dan menerima garisan sang kuasa. Mungkin ini yang terbaik bagi anak kami," ucap Dewi seraya menyeka air mata yang keluar dari kedua matanya.
Jasad Khojanah, akhirnya dimakamkan secara sederhana di pemakaman umum yang terletak di pinggir kampung.
Sebelumnya pihak keluarga berencana untuk membawa Khojanah ke rumah sakit lain di Jakarta, guna mendapatkan pertolongan medis. namun nasib berkata lain, Khojanah yang sempat disarankan pulang dari dua rumah sakit, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. (LHS/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.