"Tujuan kami menggelar pameran di Bali tidak lain untuk menarik pelancong dari dalam dan luar negeri untuk lebih banyak berkunjung ke Situs Sangiran, Jawa Tengah," kata Kepala Seksi Pemanfaatan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Sukronedi, di sela-sela kegiatan tersebut, Kamis.
Menurut dia, dipilihnya Bali menjadi salah satu tempat menyosialisasikan situs manusia purba itu karena Pulau Dewata merupakan pusat pariwisata di Tanah Air yang banyak sekali dikunjungi turis.
Dia berharap dengan digelarnya sosialisasi dalam bentuk pameran tersebut di wilayah ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sangiran. "Saat ini kunjungan wisatawan asing hanya 10 persen dari domestik, untuk itu setelah pameran ini kami berharap jumlah kunjungannya bisa meningkat," ujarnya.
Sukronedi mengatakan, pameran itu tidak hanya semata-mata untuk menarik minat turis saja namun juga memperkenalkan Situs Sangiran kepada masyarakat Pulau Dewata khususnya generasi muda. (IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.