"Dana PKBL itu berasal dari laba bersih perusahaan dengan kisaran satu sampai tiga persen setiap tahunnya," kata Operation Senior Manager Communications Telkom, A Mukti Soma, di sela-sela seminar "Indigopreneur UKM" di Denpasar, Rabu.
Dana sebesar itu dialokasikan untuk pinjaman bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh Tanah Air dengan plafon kredit maksimal Rp50 juta. Sedangkan bunga pinjaman yang diberikan bagi para pengusaha kecil dalam program tersebut hanya dikenakan enam persen setiap bulan.
"Tahun sebelumnya maksimal pinjaman yang kami alokasikan sebesar Rp100 juta, namun sekarang menjadi Rp50 juta untuk lebih banyak memberikan kesempatan kepada pengusaha kecil," ujarnya.
Program kemitraan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom dalam memajukan UKM sehingga mereka dapat bertransaksi secara global. Selain melalui program tersebut, pihaknya juga menyiapkan pendampingan melalui divisi bisnis dan melakukan berbagai kegiatan seperti yang dilakukan saat ini.
"Acara Indigoprenuer ini merupakan tahun keempat yang diikuti oleh tiga angkatan dengan jumlah peserta mencapai ratusan orang," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.