• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Kamis, 29 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:27

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Selasa, 13 Januari 2026 20:37

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 5:45

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

  • Updates
    • Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Rabu, 28 Januari 2026 21:33

      Waspada! Ada potensi hujan deras berpetir di sejumlah kota hari ini

      Waspada! Ada potensi hujan deras berpetir di sejumlah kota hari ini

      Rabu, 28 Januari 2026 8:30

      BPBD Bali tegaskan sirene banjir bukan untuk cegah banjir tapi tekan risiko korban

      BPBD Bali tegaskan sirene banjir bukan untuk cegah banjir tapi tekan risiko korban

      Selasa, 27 Januari 2026 12:23

      Selasa, BMKG prakirakan hujan ringan-sedang di Denpasar

      Selasa, BMKG prakirakan hujan ringan-sedang di Denpasar

      Selasa, 27 Januari 2026 7:53

      Hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar Senin ini

      Hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar Senin ini

      Senin, 26 Januari 2026 8:46

  • Ekonomi
    • 15 BUMN asuransi bakal dipangkas jadi tiga tahun ini

      15 BUMN asuransi bakal dipangkas jadi tiga tahun ini

      Rabu, 28 Januari 2026 20:19

      PAD Pemda di Bali tumbuh 7,87 persen pada tahun 2025

      PAD Pemda di Bali tumbuh 7,87 persen pada tahun 2025

      Rabu, 28 Januari 2026 17:59

      Peremajaan the Nusa Dua dimulai untuk maksimalkan pariwisata Bali

      Peremajaan the Nusa Dua dimulai untuk maksimalkan pariwisata Bali

      Rabu, 28 Januari 2026 16:15

      Bulog fasilitasi petani Tabanan dapatkan asuransi terkait perubahan iklim

      Bulog fasilitasi petani Tabanan dapatkan asuransi terkait perubahan iklim

      Rabu, 28 Januari 2026 14:35

      ANTARA saat RDP di DPR: Kami siap jadi amplifikator Piala Dunia!

      ANTARA saat RDP di DPR: Kami siap jadi amplifikator Piala Dunia!

      Rabu, 28 Januari 2026 12:47

  • Humaniora
    • Bandara Bali awasi ketat potensi masuknya Virus Nipah

      Bandara Bali awasi ketat potensi masuknya Virus Nipah

      Rabu, 28 Januari 2026 21:37

      Pemkab Tabanan raih UHC 2026, wujud komitmen jamin kesehatan warga

      Pemkab Tabanan raih UHC 2026, wujud komitmen jamin kesehatan warga

      Rabu, 28 Januari 2026 14:23

      TP PKK Badung selaraskan program dengan jajaran OPD

      TP PKK Badung selaraskan program dengan jajaran OPD

      Selasa, 27 Januari 2026 22:32

      Pemkot Denpasar sabet penghargaan pemerataan JKN

      Pemkot Denpasar sabet penghargaan pemerataan JKN

      Selasa, 27 Januari 2026 22:25

      Polisi bersama aktivis selamatkan Paus Sperma terdampar di Pantai Jembrana

      Polisi bersama aktivis selamatkan Paus Sperma terdampar di Pantai Jembrana

      Selasa, 27 Januari 2026 19:19

  • Pariwisata
    • Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Selasa, 27 Januari 2026 21:48

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Minggu, 25 Januari 2026 20:38

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      Jumat, 23 Januari 2026 18:39

      Pemkab Buleleng rapikan kabel semrawut di Kota Singaraja

      Pemkab Buleleng rapikan kabel semrawut di Kota Singaraja

      Rabu, 21 Januari 2026 20:15

      Pemkab Badung libatkan warga bersihkan sampah kiriman di pantai

      Pemkab Badung libatkan warga bersihkan sampah kiriman di pantai

      Rabu, 21 Januari 2026 19:44

  • Fokus Hoax
    • Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Senin, 12 Januari 2026 7:25

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

  • Olahraga
    • Djokovic melangkah ke semifinal Australian Open

      Djokovic melangkah ke semifinal Australian Open

      Rabu, 28 Januari 2026 20:23

      Bursa transfer, PSG datangkan Dro Fernandez dari Barcelona

      Bursa transfer, PSG datangkan Dro Fernandez dari Barcelona

      Selasa, 27 Januari 2026 7:58

      Everton main imbang 1-1 saat jamu Leeds United

      Everton main imbang 1-1 saat jamu Leeds United

      Selasa, 27 Januari 2026 7:56

      Alwi Farhan juara tunggal putra Indonesia Masters 2026

      Alwi Farhan juara tunggal putra Indonesia Masters 2026

      Minggu, 25 Januari 2026 17:14

      Jepang juara Piala Asia U-23 usai bungkam China 4-0

      Jepang juara Piala Asia U-23 usai bungkam China 4-0

      Minggu, 25 Januari 2026 8:06

  • Taksu
    • PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      Minggu, 25 Januari 2026 13:59

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Minggu, 18 Januari 2026 13:27

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Kamis, 15 Januari 2026 9:40

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Jumat, 9 Januari 2026 20:44

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

  • Artikel
    • Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Selasa, 20 Januari 2026 15:54

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

  • Seni dan Hiburan
    • Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Selasa, 27 Januari 2026 7:50

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Senin, 26 Januari 2026 18:15

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Senin, 26 Januari 2026 9:39

      Padi Reborn siap hadirkan energi baru Konser Dua Delapan

      Padi Reborn siap hadirkan energi baru Konser Dua Delapan

      Minggu, 25 Januari 2026 10:03

      Film Esok Tanpa Ibu tampilkan pergeseran peran keluarga

      Film Esok Tanpa Ibu tampilkan pergeseran peran keluarga

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:29

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Minggu, 25 Januari 2026 3:36

      JAS Denpasar dinobatkan Best Station di ajang Ground Handling dunia

      JAS Denpasar dinobatkan Best Station di ajang Ground Handling dunia

      Sabtu, 24 Januari 2026 10:41

      Pemkot Denpasar perkuat mitigasi banjir dengan sistem peringatan dini

      Pemkot Denpasar perkuat mitigasi banjir dengan sistem peringatan dini

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:45

      BKPM-Pemprov Bali perketat perizinan investasi asing di Bali

      BKPM-Pemprov Bali perketat perizinan investasi asing di Bali

      Jumat, 23 Januari 2026 0:03

      Barantin gagalkan 7.355 burung ilegal masuk wilayah Bali

      Barantin gagalkan 7.355 burung ilegal masuk wilayah Bali

      Kamis, 22 Januari 2026 1:12

  • English

Pelajaran dari kasus Gus Muwafiq versus medsos

Kamis, 12 Desember 2019 4:34 WIB

Pelajaran dari kasus Gus Muwafiq versus medsos

Kiai Haji Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq (tengah) memberikan tausiah pada kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Negeri di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (20-11-2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras

Denpasar (ANTARA) - Belakangan, pendakwah asal Yogyakarta K.H. Ahmad Muwafiq yang akrab disapa Gus Muwafiq menjadi bulan-bulanan di media sosial (medsos) terkait dengan ceramahnya menyangkut Nabi Muhammad saw. yang terkesan merendahkan "manusia pilihan" yang dimuliakan miliaran orang itu.

Tidak hanya "babak belur", tetapi Gus Muwafiq juga merasa dirinya telah "merepotkan" para ulama sepuh akibat perundungan (bully) warganet yang diterima juga menyasar para ulama secara keseluruhan, bahkan organisasi para ulama (Nahdlatul Ulama/NU) sebagai "target" kebencian.

Hal itu sesungguhnya terkait dengan sikap warganet di negara berkembang yang emosional (tidak rasional) dalam menanggapi informasi dari media sosial yang simpang siur tanpa narasumber atau bahkan dimanipulasi. Namun, justru diyakini sebagai kebenaran.

Hampir mayoritas warganet sangat mudah percaya hanya karena informasi medsos yang berbentuk foto atau video. Mereka sangat meyakini kebenarannya karena ada foto dan videonya sehingga tidak mungkin mengandung unsur manipulasi.

Baca juga: ITB Stikom Bali klarifikasi hoaks bermuatan SARA

Padahal, foto dan video sekalipun bila di medsos justru sangat mungkin editing, scan, dubbing, dan sebagainya. Bisa jadi video mengalami proses editing dengan memotong bagian tertentu untuk kepentingan tertentu. Bisa jadi, Gus Muwafiq mengalami hal ini sehingga kata-kata "rembes" pun menjadi bahan seminar berhari-hari di medsos.

Tidak hanya editing, foto dan video di medsos pun bisa mengalami proses scanning (pemindaian) dan dubbing (sulih suara). Contohnya, foto Gunung Agung di Karangasem, Bali, yang berjarak 1,5—2 jam dari pusat kota di Denpasar, saat meletus (erupsi) di awal 2017 yang menyebabkan pariwisata merosot drastis itu juga akibat manipulasi gambar.

Saat itu, foto "api menjalar" di Gunung Agung itu benar-benar faktual. Namun, "api menjalar" yang ada sebenarnya bukanlah dari proses letusan/erupsi, melainkan kebakaran hutan. Foto "api menjalar" Gunung Agung langsung di-share dengan caption bahwa Gunung Agung meletus dan dampaknya benar-benar merugikan secara luar biasa.

Contoh lain, foto sejumlah santri yang melakukan demonstrasi saat polemik full day school dengan teriakan para santri yang berbunyi: "Bunuh menterinya... bunuh menterinya... sekarang juga...." Fakta aslinya, foto demonstrasi itu benar namun suara dalam video itu merupakan dubbing dari suara orang lain. Apalagi, santri melakukan perbuatan sadis itu juga tidak logis.

Nah, hal yang sama juga dialami Gus Muwafiq yang merasa video ceramahnya mengalami proses editing (pemotongan) sehingga tidak utuh dan menimbulkan tafsir secara parsial. Namun, hal itu juga menjadi pelajaran baru dan penting bagi para ulama dalam berdakwah pada era medsos.

Baca juga: Dirjen IKP Kominfo: kemajuan internet tak disertai literasi

Dibilang pelajaran baru dan penting karena ada juga ulama yang justru terjebak dalam "kubangan" medsos dengan menyebarkan materi ceramah yang tidak jelas sumber kitabnya, bahkan hanya bersumber dari "kitab" medsos. Oleh karena itu, dia akhirnya dilaporkan ke Polda Jabar akibat materi ceramah yang menyebutkan adanya petugas pemilu yang meninggal dunia akibat keracunan.

Apalagi, sang penceramah juga pernah menceritakan dialog antara mantan Presiden B.J. Habibie dengan orang Yahudi yang hafal Alquran, padahal sumber cerita yang disampaikan juga tidak jelas. Namun, cerita "Yahudi hafal Quran" itu telanjur diyakini banyak orang, apalagi video tentang cerita itu juga sudah viral.

Contoh-contoh fatal yang sesungguhnya sangat manipulatif itu akhirnya menjadi sumber perpecahan akibat "permainan" medsos yang "memojokkan" kredibilitas orang lain atau "menularkan" kesalahan akibat informasi yang tidak akurat, tetapi disampaikan penceramah yang dijadikan panutan masyarakat. Fatal, bukan?!

Dalam konteks inilah, pemahaman yang benar bisa muncul untuk SKB 11 Menteri terkait dengan radikalisme yang mungkin bersumber dari aparat sipil negara (ASN) karena ujaran kebencian (hate speech) lewat medsos yang bernuansa radikalisme itu bukan saja merugikan, melainkan sangat merugikan, baik secara ekonomi maupun nama baik seseorang. Setidaknya, SKB 11 Menteri itu bisa membuat seseorang untuk berhati-hati, termasuk tokoh agama atau juru dakwah.

Jalan Tengah
Dalam proses perundungan tanpa henti itu, Gus Muwafiq memilih "jalan tengah" dengan "sowan/silaturahmi berkeliling" pesantren di Jawa Timur pada tanggal 9—11 Desember 2019, di antaranya di Lirboyo dan Ploso, Kediri, Jawa Timur, lalu sowan kepada Rais Syuriah PWNU Jatim K.H. Agoes Ali Masyhuri di Sidoarjo, Jawa Timur.

Tidak hanya itu, Gus Muwafiq juga bertandang ke Pesantren Langitan di Tuban dan Pesantren Sidogiri di Pasuruan. "Saya minta maaf telah merepotkan para ulama sepuh," kata Gus Muwafiq saat menghadiri haul di Yogyakarta menjelang "sowan berkeliling" ke beberapa pesantren di Jatim.

Silaturahmi Gus Muwafiq ke beberapa pesantren di Jatim itu agaknya dapat menjadi "jalan tengah" karena para ulama yang dikunjungi menilai ungkapan Gus Muwafiq dalam ceramahnya yang viral (dan terpotong) itu tidak sengaja menghina nabi. Seorang penceramah itu menyampaikan ajaran nabi sehingga tidak mungkin melecehkan orang yang ajarannya didakwahkan.

"Jangan bodoh. Jangan mau dibodohi oleh setan kebencian. Tidak ada orang muslim, umat Nabi Muhammad saw.—apalagi yang sehari-hari melakukan dakwah menyampaikan sabda Nabinya—sengaja menghina Nabinya sendiri. Jaga akal sehat. Jangan tunduk pada setan kebencian dan iblis adu domba," kata K.H. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), pengasuh Pesantren Raudhatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah .

Baca juga: Romo: Konten media sosial kurang utamakan kemajemukan

Dalam akun Facebook-nya (7-12-2019), Mustasyar PBNU itu mengutip hadis yang diriwayatkan Muslim. "Janganlah kalian saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah membeli barang yang sedang ditawar orang lain. Jadilah, kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menzaliminya, menelantarkannya, mendustainya, dan menghinakannya. Takwa itu ada di sini (Nabi menunjuk dada beliau sebanyak tiga kali)."

Meski dinilai tidak sengaja, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, tetap meminta Gus Muwafiq berhati-hati dalam menyampaikan dakwah dan tetap bersemangat untuk terus berdakwah.

"Beliau silaturahmi dan tabayun supaya umat tidak salah persepsi dengan ceramahnya. Tadi disampaikan beliau, videonya dipotong-potong, padahal sudah dijelaskan Rasulullah tidak seperti manusia biasa, sudah dijelaskan, tetapi dipotong-potong," kata pengasuh PP Lirboyo Kediri K.H. An'im Falahudin Mahrus saat menerima Gus Muwafiq di Lirboyo, Kediri, Jatim (9/12).

Dalam kesempatan itu, Gus Muwafiq juga menjelaskan tentang kata-kata "rembes" saat ceramah, yang dinilai Gus Muwafiq bermakna kotoran di mata setelah bangun tidur. Namun, orang lain mengatakan "rembes" adalah dekil, seolah tak terawat.

Namun, Gus An'im, sapaan akrabnya, tetap mengapresiasi sikap Gus Muwafiq yang tidak segan meminta maaf atas perkataan yang dinilai tidak baik. "Ada sebagian yang diakui oleh beliau tentang pernyataan yang menurut beliau salah ketika itu. Ada yang beliau anggap pernyataan beliau itu karena perbedaan bahasa saja," katanya.

Bagi seorang dai dengan jam dakwah yang cukup banyak, kata dia, kadang terjadi kontroversi. Misalnya, saat Gus Dur (mantan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid) pernah dirundung ketika mengucapkan ucapan salam, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang diganti dengan ucapan selamat pagi.

Baca juga: Menkominfo: butuh hukuman perdata untuk platform media sosial

Begitu juga dengan Ketua Umum PBNU K.H. Sadi Aqil Sirodj yang juga pernah dirundung dengan luar biasa. "Saya kira Kiai Ahmad Muwafiq tetap tegas dan terus melakukan dakwahnya. Mungkin kejadian ini ada introspeksi dan hati-hati dalam memilih bahasa," ujarnya.

Selain bertemu dengan para masyayikh dari Pesantren Lirboyo Kediri, Gus Muwafiq juga berkunjung ke Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, ke tempat K.H. Ali Masyhuri di Sidoarjo, dan ke PP Langitan, Kabupaten Tuban, serta ke Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jatim.

Ya, beda pendapat di kalangan NU itu sebenarnya biasa dan sangat biasa. Akan tetapi, era medsos memang perlu hati-hati dan mengerem diri. Oleh karena itu, penyelesaian khas NU dengan silaturahmi kepada para ulama sepuh yang dilakukan Gus Muwafiq merupakan ikhtiar meredam perundungan dan mencegah upaya eksternal menjadikan "perbedaan" di kalangan NU untuk bahan "menyerang" NU.

Pewarta: Edy M. Yakub
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pengasuh Pesantren Lirboyo minta Gus Muwafiq hati-hati dalam berdakwah

Pengasuh Pesantren Lirboyo minta Gus Muwafiq hati-hati dalam berdakwah

9 Desember 2019 21:07

Anggota DPR bekali anak muda Bali ilmu bermedia sosial

Anggota DPR bekali anak muda Bali ilmu bermedia sosial

18 Desember 2025 18:31

Forum Bali Blockchain tekankan peran vital perlindungan data

Forum Bali Blockchain tekankan peran vital perlindungan data

27 September 2025 21:34

Menkomdigi kembali desak X segera buat kantor di Indonesia

Menkomdigi kembali desak X segera buat kantor di Indonesia

28 Agustus 2025 18:38

Menkomdigi minta biro humas pemerintahan tangkal misinformasi di medsos

Menkomdigi minta biro humas pemerintahan tangkal misinformasi di medsos

26 Februari 2025 13:49

Pemain Bali United laporkan hinaan rasis melalui media sosial

Pemain Bali United laporkan hinaan rasis melalui media sosial

10 Januari 2025 17:40

Kemenkomdigi libatkan partisipasi publik untuk perluas program pemerintah

Kemenkomdigi libatkan partisipasi publik untuk perluas program pemerintah

21 November 2024 13:46

Perhumas Indonesia utamakan integritas hadapi teknologi AI dan medsos

Perhumas Indonesia utamakan integritas hadapi teknologi AI dan medsos

19 November 2024 11:48

Terpopuler

DPRD Bali putuskan tutup tiga usaha melanggar tata ruang di Munggu

DPRD Bali putuskan tutup tiga usaha melanggar tata ruang di Munggu

Dinsos Bali pulangkan belasan orang terlantar ke asalnya di awal tahun

Dinsos Bali pulangkan belasan orang terlantar ke asalnya di awal tahun

Pemkab Badung utamakan pembangunan infrastruktur jalan

Pemkab Badung utamakan pembangunan infrastruktur jalan

Waspadai prakiraan hujan lebat di Bali pada Jumat dipicu bibit siklon 91S

Waspadai prakiraan hujan lebat di Bali pada Jumat dipicu bibit siklon 91S

TNI AL ungkap penjual senjata api ilegal di Denpasar

TNI AL ungkap penjual senjata api ilegal di Denpasar

Top News

  • Badai salju terjang Amerika, 51 orang tewas

    Badai salju terjang Amerika, 51 orang tewas

    4 jam lalu

  • Bandara Bali awasi ketat potensi masuknya Virus Nipah

    Bandara Bali awasi ketat potensi masuknya Virus Nipah

    4 jam lalu

  • Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

    Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

    4 jam lalu

  • Satpam hotel dan restoran bantu awasi wisman lewat Cakrawasi Polda Bali

    Satpam hotel dan restoran bantu awasi wisman lewat Cakrawasi Polda Bali

    8 jam lalu

  • Bulog fasilitasi petani Tabanan dapatkan asuransi terkait perubahan iklim

    Bulog fasilitasi petani Tabanan dapatkan asuransi terkait perubahan iklim

    11 jam lalu

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Mobile Site
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA