Amlapura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Karangasem melibatkan perangkat desa adat untuk ikut serta mengamankan penyelenggaraan KTT ASEAN di Nusa Dua, Bali.

"Kami menginstruksikan seluruh camat, 'perbekel' (kepala desa adat), dan kelian (kepala banjar adat) menggelar pengamanan swakarsa untuk menyukseskan KTT ASEAN," kata Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg, di Amlapura, Selasa.

Menurut dia, yang tidak kalah penting adalah partisipasi kompnen desa adat melalui desa pakraman untuk senantiasa mewaspadai setiap gelagat masyarakat yang mencurigakan dan segera berkoordinasi dengan perbekel dan camat.

"KTT ASEAN merupakan salah satu konferensi penting dan bergengsi secara internasional. Jika Bali berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut, maka citra pariwisata akan semakin terangkat," katanya.

Ia berharap aparat desa pakraman dapat melibatkan personel keamanan desa adat atau "pecalang" untuk membantu mengamankan wilayahnya dari kemungkinan adanya gangguan.

Pihaknya juga akan merazia para gelandangan dan pengemis di Kabupaten Karangasem menjelang pelaksanaan KTT ASEAN di Nusa Dua pada 17-19 November 2011.(**)




Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026