Sementara lapangan tempat bertanding selama Porprov sudah mendekati penyelesaian, kata Ketua bidang pertandingan dan perlombaan Porprov Bali, I Nyoman Widiastra S.Pd pada rapat tim keabsahan di Denpasar Selasa.
Kegiatan olahraga tingkat nasional sangat padat terutama menjelang Pra PON, maka banyak atlet berprestasi mengikuti kejuaraan yang dikaitkan pra PON sehingga pertandingan selama Porprov tidak sesuai rencana semula.
Ia menyebutkan, supaya atlet tidak berbenturan dalam bertanding antara kegiatan di Porprov dengan Kejuaraan Nasional, maka sejumlah pengurus Cabor ingin memajukan jadual pertandingannya dari yang sudah dijadualkan.
Selama Porprov, panitia mempertandingkan sebanyak 21 cabang olahraga (Cabor) dengan mengacu pada pelaksanaan PON Riau sesuai keputusan rapat anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali.
Porprov Bali yang berlangsung di Jembrana 80 Km barat Denpasar akan mempertandingkan sekitar 302 nomor permainan, dan ini sesuai Surat Keputusan Ketua KONI Bali nomor 014a/KONI-BALI/III/2010.
Ada sejumlah Cabor yang tidak bisa dipertandingkan dalam Porprov Bali 2011, karena berbagai alasan teknis, seperti terbatasnya lapangan cabor tertentu serta kurang kemampuan tempat penampungan atlet.
Cabor yang tidak dipertandingkan dalam Porprov Bali 2011, bukan berarti atlet yang memiliki prestasi tertutup atau tidak diikutsertakan dalam kontingen Bali ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012.
Nyoman Widiastra mengungkapkan, sembilan KONI kabupaten/kota ambil bagian dalam Porprov Bali kali ini, ada lima kabupaten yang mengirimkan atlet untuk mengikuti pertandingan di semua cabor yang ada.
Badung, Denpasar, Buleleng, Gianyar dan Jembrana sebagai tuan rumah mengikuti semua cabor yang dipertandingkan pada Porprov Bali 2011, sedangkan Kabupaten Klungkung mengikuti paling sedikit yakni 13 Cabor.
Porprov Bali yang berlangsung satu tahun menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012, maka kegiatan olahraga dua tahunan ini hanya dijadikan sebagai ajang pemanasan oleh atlet-atlet unggulan yang dipersiapkan ke PON Riau.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026