Buleleng, Bali (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng, Bali menargetkan meraih sukses dalam penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi dengan masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan dilaksanakan di daerah tersebut.
"Saya menargetkan sebagai tuan rumah, Buleleng harus sukses tidak hanya dalam penyelenggaraan namun juga dalam prestasi. Minimal ada kenaikan 10 persen perolehan medali dibanding Porprov 2025. Minimal kita bisa masuk tiga besar di Porprov nanti," kata Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Buleleng, Sabtu.
Menurut dia, penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di daerah.
Karena itu, kata dia, berbagai persiapan harus dilakukan sejak dini, baik dari sisi pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, maupun kesiapan penyelenggaraan.
Pada Porprov Bali Tahun 2025, Kabupaten Buleleng berhasil meraih 68 medali emas, 113 medali perak, dan 126 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng dan KONI untuk menetapkan target yang lebih tinggi pada Porprov Bali 2027.
Dalam Rakerkab KONI kali ini juga diserahkan bonus kepada atlet dan pelatih yang meraih prestasi pada Porprov Bali Tahun 2025.
Total bonus yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng mencapai Rp13.008.000.000 sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para atlet dalam mengharumkan nama Buleleng.
"Ini yang diserahkan hari ini hanya simbolis saja. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa langsung ditransfer ke rekening pribadi para atlet. Bonus bukan tujuan utama, tetapi bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Buleleng” kata Supriatna.
Selain pembinaan atlet, persiapan Porprov Bali 2027 juga difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana olahraga. Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama KONI mulai melakukan pemetaan terhadap berbagai arena olahraga yang akan digunakan.
Supriatna menjelaskan bahwa selain melakukan revitalisasi fasilitas olahraga yang telah ada, pemerintah daerah juga mempertimbangkan pembangunan arena baru untuk beberapa cabang olahraga.
“Kita sudah mulai melakukan koordinasi dengan PU dan beberapa instansi lainnya untuk mendata sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kabupaten Buleleng. Nantinya akan dilakukan perbaikan maupun renovasi agar benar-benar siap saat Porprov,” jelasnya.
Beberapa cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus, seperti menembak dan balap motor, direncanakan akan dikembangkan di kawasan Sport Center Lumbanan. Ia berharap pada 2027 sudah terdapat beberapa arena olahraga baru yang terbangun di kawasan tersebut.
"Aset tersebut (tanah di Lumbanan) belum secara resmi diserahkan kepada pemerintah daerah. Walaupun NPHD-nya sudah ditandatangani. Kita masih menunggu penyerahan secara formal dari Gubernur yang rencananya akan menyerahkan beberapa aset milik Pemprov kepada Kabupaten Buleleng," papar Supriatna.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026