"Kami hanya mendampingi dan memfasilitasi saja utamanya dalam hal sumber daya manusia (SDM)," kata Kepala Perpusda Buleleng, Putu Artawan di Singaraja, Bali, Kamis.
Perpustakaan desa dinilai memiliki peran signifikan sebagai sarana literasi terbaik di pedesaan terlebih saat ini dana desa mewajibkan pemenuhan ruang membaca di wilayah masing-masing.
Selain itu, perpustakaan desa dilengkapi dengan sarana digital dinilai dapat mendorong penguatan pemahaman digitalisasi di kalangan masyarakat desa didukung dengan jaringan internet memadai.
Terkait pendampingan, kata Artawan, pihaknya mendorong para pemustaka memahami konsep perpustakaan secara benar dan terstruktur. Bagaimana mengatur tata ruang buku dan pengelolaan administasi.
"Kami turun ke desa-desa untuk memberikan pemahaman kepada para pemustaka. Beberapa desa yang sudah memperlihatkan hasil terbaik seperti Desa Patas dan Bontihing," kata dia. (bgs)
Pewarta: IMB Andi PurnomoEditor : I Made Andi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.