Jakarta (Antara Bali) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung edukasi masyarakat tentang pola hidup sehat yang dilakukan oleh Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK ).
Konsep yang diusung LK2PK sejalan dengan implementasi program promotif preventif yang selalu digalakkan BPJS Kesehatan untuk menekan jumlah penderita penyakit katastropik di Indonesia.
"Kami berharap LK2PK dapat turut mengoptimalkan pelaksanaan JKN-KIS, serta membimbing perilaku masyarakat untuk berubah ke arah yang lebih sehat," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Layanan yang disediakan oleh Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) antara lain layanan manajemen bencana, kampanye kesehatan, pemberdayaan masyarakat dalam hal kesehatan, penanganan pengaduan masyarakat soal kesehatan serta melakukan penelitian dan pengkajian hal-hal terkait kesehatan.
LK2PK juga siap memberikan bantuan hukum bagi masyarakat untuk memperoleh jaminan perawatan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Fachmi menjelaskan bahwa penyakit katastropik cenderung muncul akibat faktor kebiasaan perilaku hidup tidak sehat, seperti merokok, makanan tidak sehat, kurang olahraga, dan sebagainya.
Jika dibiarkan, lanjut dia, hal ini dapat membawa dampak serius terhadap kualitas kesehatan penduduk Indonesia maupun keberlangsungan program JKN-KIS.(WDY)
