Undiksha Mengusulkan Program Studi Bahasa Mandarin

Undiksha Mengusulkan Program Studi Bahasa Mandarin

Ilustrasi - Calon Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN melakukan pendaftaran ulang di kampus Undiksha (antara bali/bagus/2017)(edm)

Singaraja (Antara Bali) - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali segera mengusulkan pendirian Program Studi Bahasa Mandarin di perguruan tinggi kependidikan terbesar Pulau Dewata ini.

"Saat ini kunjungan wisatawan mancanegara terbesar adalah berasal dari China. Jadi ini peluang besar bagi anak muda di Bali untuk mendalami bahasa Mandarin," kata Rektor Undiksha Dr I Nyoman Jampel MPd, di Singaraja, Bali, Sabtu.

Menurut dia, Bali sebagai destinasi wisata terbaik di Indonesia bahkan dunia memiliki peluang besar dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang kepariwisataan.

Terlebih lagi, generasi muda Bali diharapkan dapat mencari peluang kerja yang tepat dan terarah berdasarkan kebutuhan pariwisata saat ini.

"Kunjungan wisman terbanyak ke Bali sudah bergeser dari Australia ke China. Tentu anak muda kita harus diarahkan memilih program studi yang memiliki peluang kerja yang bagus," kata dia.

Jampel lebih lanjut memaparkan, Undiksha kini telah merancang pengusulan Program Studi Bahasa Mandarin dan diharapkan segera turun izinnya, sehingga dapat menerima mahasiswa baru.

"Kami memang sedang gencar-gencarnya mendorong mahasiswa menguasai bahasa asing selain bahasa Indonesia. Tujuannya agar mereka mulai bersaing dalam kancah internasional, bukan lagi tingkat daerah," ujar dia pula.

Menurutnya, para mahasiswa bukan hanya dituntut memahami bahasa semata, tetapi juga teknologi infomasi. "Sekarang saya kira sudah sangat maju, dan bahasa dan teknologi menjadi satu hal yang harus dikuasai oleh para mahasiswa," demikian Jampel. (WDY)