Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng I Putu Tastra Wijaya mengatakan, penyerahan bantuan yang juga diterima 21 desa wisata lainnya di Bali itu disampaikan dalam rangkaian pembukaan Pesta Kesenian Rakyat Buleleng (PKRB).
"Untuk 10 desa di Buleleng, bantuannya mencapai Rp800 juta karena masing-masing desa menerima Rp80 juta. Dana itu dipergunakan untuk memperbaiki sarana objek wisata di desa bersangkutan," katanya.
Ia mengatakan, melalui bantuan PNPM Mandiri diharapkan dapat mendukung
pengembangan sektor pariwisata di daerahnya untuk masa-masa mendatang, baik dalam menambah kontribusi PAD maupun peningkatan kesejahtraan masyarakat.
Pada 2012, pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk mendapatkan bantuan yang sama, bahkan desa-desa yang diusulkan lebih banyak dari sebelumnya.
Sementara Menbudpar Jero Wacik yang juga alumnus SMU Negeri 1 Singaraja ini, dalam kunjungannya ke Buleleng akan membuka PKRB yang akan berlangsung mulai 31 Maret hingga 2 April.
Pesta kesenian bertepatan dengan peringatan HUT ke-407 Kota Singaraja itu, menurut Tastra Wijaya, sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan kebudayaan yang dimiliki daerahnya.
Selain pementasan berbagai kesenian tradisional, seperti gong dan tari-tarian, setiap malam juga ditampilkan kesenian modern berupa band dari seniman-seniman muda.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, dikerahkan 500 personel gabungan terdiri atas anggota kepolisian, TNI, pecalang, Satpol PP dan petugas dari Dinas Perhubungan.
Kapuskodal Ops Polres Buleleng Kompol Ida Bagus Wedanajati mengatakan, jajarannya siap memberikan bantuan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat Buleleng yang akan menonton konser musik dan pesta kesenian rakyat di Lapangan Taman Kota Singaraja.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.