Bupati Bantaeng H. Ilham Syah Azikin bersama sejumlah pejabat dari Pemkab Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, mengunjungi Pemkab Buleleng, Provinsi Bali, untuk melakukan studi banding tentang pelibatan pihak ketiga dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

Bupati Ilham mengatakan, kunjungannya ke Buleleng karena dirinya bersama pejabat di Pemkab Bantaeng ingin melihat cara pola kerja sama yang dilakukan oleh Pemkab Buleleng dalam meningkatkan pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Harapannya, strategi yang dilakukan Pemkab Buleleng bisa menjadi referensi bagi Pemkab Bantaeng dalam meningkatkan SDM. Kami konsentrasi dulu untuk melihat desain kerja sama dan pelibatan pihak ketiga dalam meningkatkan SDM di Kabupaten Buleleng," katanya.

Bupati Ilham Sayh Azikin mengatakan sangat senang bisa berkunjung ke Buleleng. Menurutnya, potensi-potensi dan topografi di Buleleng mirip dengan daerahnya di Kabupaten Bantaeng.sehingga ia meyakini bisa meniru cara mengembangkan potensi tersebut di daerahnya.

Selain pendidikan, ia mengatakan banyak sektor yang ingin ia pelajari sekaligus disinergikan oleh Pemkab Buleleng dan Pemkab Bantaeng dalam pengembangan daerah. "Untuk sektor lain, kami harus banyak belajar juga bagaimana Pemkab Buleleng menggerakkan sektor jasa pariwisata. Itu yang menurut kami yang paling menarik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra yang menyambut kedatangan Bupati Bantaen di Kantor Bupati Buleleng mengatakan, sangat berterima kasih atas dipilihnya Kabupaten Buleleng sebagai tujuan untuk melakukan kunjungan kerja. "Ini merupakan kunker balasan yang dilakukan Pemkab Bantaeng," katanya.

Baca juga: Buleleng-Blitar jalin "sister city" berlatar sejarah Proklamator

Sebelumnya, kata Wabup Sutjidra, Pemkab Buleleng pernah melakukan kunker ke Kabupaten Bantaeng. Wabup Sutjidra mengakui bahwa kondisi dan potensi di Kabupaten Bantaeng tidak jauh beda dengan di Kabupaten Buleleng. Wabup Sutjidra menambahkan, Pemkab Bantaeng sangat terkesan dengan pengembangan potensi pertanian di Kabupaten Buleleng.

"Selain studi tentang pengembangan SDM, mereka ingin melakukan studi tentang apa yang kami lakukan dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya kopi. Tapi mereka memiliki produksi kopi yang khas yaitu kopi organik yang perlu kita contoh untuk dikembangkan di Kabupaten Buleleng," katanya.   

Baca juga: Undiksha rintis cendera mata khas Buleleng
 

Pewarta: Made Adnyana

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019