Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Infantri Budi Prasetyo, Senin mengatakan musibah tanah longsor dan banjir terjadi di beberapa desa di Kecamatan Gerogak tentu membuat masyarakat gelisah terjadi bencana susulan.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya bersama jajaran telah memantau langsung beberapa wilayah terkena musibah akibat curah hujan yang tinggi.
Ia menjelaskan, hal itu wajib diantisipasi bersama dengan meningkatkan kewaspadaan, dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
"Perubahan cuaca ekstrim seperti belakang ini harus disikapi dengan bijaksana. Baik bencana longsor dan banjir bandang di kecamatan Gerokgak. Lumpur dan kayu kiriman harus segera dibersihkan," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya segera melakukan kordinasi kepada Pemkab Buleleng dalam upaya percepatan bantuan tenaga dan membersihkan kerusakan pasca terjadi bencana alam.
"Penyengker penglukatan di Pura Taman Belatung sempat rusak bersama beberapa jalan dan jembatan di Gerokgak. Ke depan kami bekerja sama dengan BPBD Buleleng, dan Pemkab Buleleng, dalam usaha perbaikan di wilayah terkena musibah longsor dan banjir bandang," ucapnya.
Budi Prasetyo juga menegaskan, anggotannya di setiap wilayah Gerokgak dan lainnya siap membantu masyarakat khususnya di kawasan Penglukatan Pura Taman Belatung, di mana umat yang hendak bersembahyangan supaya tidak terganggu.
"Umat Hindu yang hendak melakukan persembahyangan di penglukatan Pura Taman Belatung agar bisa sembahyang dengan nyaman. Kami akan siapkan personel dan jumlahnya dimaksimalkan di setiap Kodim," tegasnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.