Buleleng, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buleleng menggerakkan ratusan warga dari pelbagai kalangan untuk bergotong royong membersihkan sampah dan material yang terbawa banjir bandang di Kecamatan Banjar dan Seririt.

"Kami bersama ASN lingkup Pemkab Buleleng, TNI/Polri, perguruan tinggi, relawan, komunitas lingkungan, hingga warga setempat untuk membantu membersihkan material pascabanjir," kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dalam keterangannya di Buleleng, Sabtu.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, ASN, TNI/Polri, pelajar, serta komunitas lingkungan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan aksi bersih-bersih tersebut.

“Kegiatan gotong royong ini sangat penting dilakukan karena setelah banjir bandang masih menyisakan baik sampah maupun material yang terbawa arus air dan hari ini kita melakukan pembersihan,” ujarnya.

Menurut dia, keterlibatan ASN di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam membantu penanganan dampak bencana. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong untuk menjaga lingkungan.

Selain aksi bersih-bersih pantai, Sutjidra bersama jajaran juga meninjau delapan titik lokasi yang terdampak bencana di wilayah Desa Banjar dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ASN Pemerintah Kabupaten Buleleng dipimpin Bupati dan Wakil Bupati menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak bencana. Bantuan beras yang disalurkan tercatat sebanyak 15.140 kilogram.



Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026