Pantauan di ruang Wing RSU Sanglah, Rabu, tampak Wakil Bupati, I Made Kembang Hartawan bersama isteri, serta Direktur RSU Negara, dr Made Dwipayana, terus memantau kondisi orang nomer satu di Kabupaten Jembrana ini.
Sementara Ani Sugiarti Artha, isteri Putu Artha tampak lelah, dan kelihatan cemas meskipun berusaha tegar menerima kunjungan tamu yang terus berdatangan.
"Terima kasih atas kunjungannya, mohon doanya agar bapak cepat pulih. Kondisinya saat ini sudah stabil," katanya kepada wartawan Antara Biro Jembrana.
Dari H. Adrimin, salah seorang anggota DPRD Jembrana yang juga menjenguk diperoleh keterangan, Artha sudah mulai ngobrol dan bercanda seperti saat sehat.
"Saya memang tidak bisa menemui Pak Bupati langsung, karena beliau harus tenang. Tapi dari celah pintu kamarnya, beliau tampak ngobrol dengan perawat yang mengeceknya. Mudah-mudahan segera sembuh," katanya.
Usai menjenguk, Kembang mengatakan, tensi darah Artha sudah mulai stabil setelah sebelumnya sempat naik turun.
Dengan pertimbangan agar tenang, ia mengungkapkan, baru hari Rabu, Artha dipindahkan ke kamar setelah sebelumnya menjalani perawatan di ICU.
"Pak Bupati dirawat di ICU memang cukup lama, tapi bukan apa-apa, agar tenang saja karena disana kan penjenguk dibatasi," katanya.
Sebelumnya usai malam malam bersama isterinya, Artha terjatuh di kamar mandi rumahnya, dan segera dibawa ke Puskesmas Kecamatan Melaya.
Dari Puskesmas, ia langsung dilarikan ke RSU Negara, lanjut ke RSU Sanglah dengan kondisi sempat tidak sadarkan diri.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.