Denpasar (Antara Bali) - Baliho milik calon anggota legislatif dari Partai Hati Nurani Rakyat di Persimpangan Jalan Teuku Umar dan Jalan Imam Bonjol, Denpasar, roboh diterjang angin puting beliung, Rabu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 14.45 Wita di jalan padat kendaraan itu karena pada saat kejadian situasi di jalan tidak sepadat biasanya akibat hujan deras.
Baliho bergambar foto dua caleg Partai Hanura, Anak Agung Sumenadai (DPRD Provinsi Bali) dan Anak Agung Sumari Agung (DPRD Kota Denpasar), ukuran 2x3 meter itu roboh dan menutup ruas Jalan Imam Bonjol-Jalan Teuku Umar.
"Kejadiannya sangat cepat pada saat hujan disertai angin ribut. Tiba-tiba baliho itu roboh, namun tidak sampai mengenai pengguna jalan," kata Ajun Inspektur Tingkat Satu Suandi yang bertugas di Pos Lalu Lintas Persimpangan Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol.
Kemudian baliho tersebut dipindahkan oleh petugas Palang Merah Indonesia yang kebetulan melintasi persimpangan itu.
"Saat itu saya dan petugas dari Polsek Denpasar Barat sedang memindahkan baliho iklan makanan cepat saji yang roboh dan melintang di tengah jalan raya," ujarnya.
Baliho yang terbuat dari pelat besi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dari arah Jalan Teuku Umar menuju Jalan Mahendradatta dan Jalan Imam Bonjol.
Selain itu ada sebuah baliho lain ukuran 4x6 meter milik perusahaan rokok juga rusak diempas angin puting beliung.
Angin puting beliung juga merusakkan sejumlah rumah di kawasan Pamogan, Denpasar. (WRA)
