"Motto Buleleng Smile yang kami luncurkan beberapa waktu lalu semata-mata untuk menghilangkan konotasi bahwa Buleleng sistuasinya panas," katanya saat pengukuhan DPD Forbara Kabupaten Buleleng periode 2013-2018 di Singaraja, Minggu petang.
Suradnyana yang tercantum sebagai pelindung DPD Forbara juga mengajak tokoh-tokoh potensial asal Buleleng yang merantau turut berperan aktif memajukan daerah di wilayah Bali utara itu.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Forbara Provinsi Bali Putu Arsana Atmaja menjelaskan bahwa program Bali Mandara bukan milik pribadi Made Mangku Pastika selaku Gubernur Bali, melainkan milik masyarakat di seluruh Pulau Dewata itu.
"Oleh karena itu, menjadi tugas utama Forbara untuk ikut menyosialisasikan pada masyarakat Bali supaya tahu hak dan kewajibannya menuju Pulau Dewata yang maju, aman, damai, dan sejahtera," ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa ormas yang dipimpinnya itu memiliki struktur kepengurusan hingga tingkat perdesaan dan sampai saat ini anggotanya telah mencapai angka 2.000 orang.
"Forum ini sekaligus sebagai jembatan bagi kepentingan masyarakat terhadap program-program pemerintah," kata Atmaja.
Ketua Umum DPD Forbara Kabupaten Buleleng I Putu Muliyasa menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengembangkan ormas tersebut hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan. (WRA)
Pewarta: Oleh I Made Tirthayasa: I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.