Tabanan (ANTARA) - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana Tabanan pada Minggu malam.
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menjelaskan, PKB Kabupaten Tabanan bertujuan memberikan ruang pentas sekaligus ajang uji coba bagi para seniman daerah sebelum tampil pada Pesta Kesenian Bali tingkat Provinsi Bali yang akan berlangsung di Taman Budaya Art Centre Denpasar pada 13 Juni hingga 12 Juli 2026.
"Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Tabanan untuk menyaksikan secara langsung berbagai karya seni yang akan mewakili daerah di tingkat provinsi," ujannya.
Jelang PKB di Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan tahun ini turut berpartisipasi dengan menampilkan 15 materi dari total 20 materi yang dipentaskan pada PKB Provinsi Bali.
Materi tersebut terdiri atas 9 parade dan 6 kategori lomba yang melibatkan berbagai cabang seni tradisional Bali.
Adapun kategori parade meliputi Gong Kebyar Anak-anak, Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Pawai, Peragaan Busana, Joged Tradisi, Ngelawang, Pelegongan Klasik, dan Angklung Kebyar.
Sementara kategori lomba terdiri atas Baleganjur, Barong Ket, Taman Penasar, Mewarnai, Mesatwa, serta Jantra Tradisi Bali.
"Sekitar 2.000 seniman terlibat dalam seluruh rangkaian persiapan PKB tahun ini. Berbagai materi telah dipersiapkan sejak Januari 2026 dan mendapatkan pembinaan intensif dari tim pembina Kabupaten Tabanan yang terdiri dari unsur seniman, akademisi seni, dan budayawan, "kata Gede Sanjaya.
Sementara terkait kehadiran masyarakat Tabanan yang menyaksikan pembukaan PKB ini, Bupati Tabanan Gede Sanjaya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang.
Ia mengatakan, masyarakat yang memenuhi kawasan Garuda Wisnu Singasana menjadi bukti bahwa seni dan budaya masih memiliki tempat yang sangat istimewa di hati masyarakat Tabanan.
“Masyarakat Tabanan yang hadir malam ini, baik dari Meliling, Dajan Peken, Selemadeg Barat dan wilayah lainnya, semuanya hadir memenuhi Lapangan Garuda Wisnu Singasana yang megah ini,” imbuhnya.
Menurut Gede Sanjaya, PKB Kabupaten Tabanan merupakan wahana bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mendukung perkembangan seni budaya daerah.
Pelaksanaan PKB tingkat kabupaten sebelum penyelenggaraan PKB Provinsi Bali dinilai menjadi kesempatan penting bagi para seniman untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.
Gede Sanjaya berharap pelaksanaan PKB Kabupaten Tabanan ke depan dapat berlangsung lebih lama.
Selain memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman dan pecinta seni, perhelatan budaya tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Kalau bisa tahun depan lebih panjang lagi pelaksanaannya. Bukan hanya dicintai oleh para pecinta seni di Tabanan, tetapi juga memberikan dampak bagi UMKM dan masyarakat kecil yang menikmati perputaran ekonomi dari festival ini,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Ni Luh Nyoman Sri Suryati, menyampaikan, PKB Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026, bertempat di Taman Bung Karno, Garuda Wisnu Singasana Tabanan.
Selain menyajikan berbagai pertunjukan seni, kegiatan ini juga diramaikan oleh UMKM, kuliner, kerajinan, dan pelaku ekonomi kreatif yang turut meramaikan jalannya festival budaya tersebut.
Sri Suryati menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga PKB Kabupaten Tabanan dapat terselenggara dengan baik.
Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah kreativitas para seniman sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami berharap pelaksanaan PKB Kabupaten dapat membangkitkan kreativitas seni para seniman Tabanan dan memutar roda perekonomian rakyat Tabanan untuk memperkokoh Tabanan era baru yang aman, unggul dan Madani,” katanya.
Pewarta: Pande YudhaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.