Badung, Bali (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Bali, menyelenggarakan temu komunikasi organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Badung untuk memperkuat peran ormas dalam menjaga ketahanan sosial dan budaya.
“Ormas merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, serta mitra strategis dalam penyampaian dan pengawasan kebijakan publik,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Badung I Nyoman Suwendi di Mangupura, Kabupaten Badung, Selasa.
Ia mengatakan ormas adalah lembaga-lembaga terhormat dalam kerangka Pancasila, hukum, dan hak asasi manusia (HAM). Untuk itu pihaknya yakin dan percaya ormas dapat berkontribusi dalam menjaga Badung tetap aman dan damai.
“Sejak kegiatan ini dimulai pada 2017, kami bersyukur tidak pernah terjadi konflik antar ormas di Kabupaten Badung. Itu artinya, ormas kita telah menjadi teladan dalam menjaga kerukunan," ujarnya.
Nyoman Suwendi mengungkapkan ormas juga berperan penting sebagai kelompok penyeimbang dalam sistem politik.
Untuk itu, ia berharap ormas dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun memberikan dukungan terhadap kebijakan yang baik.
"Ormas juga sangat strategis karena banyak pengurusnya yang juga aktif dalam partai politik. Ini memperkuat peran mereka sebagai bagian dari suprastruktur politik," ungkap dia.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas Badan Kesbangpol Badung Ni Putu Eka Rastuti menambahkan melalui forum tersebut perwakilan ormas diberi ruang untuk berdiskusi demi memperkuat sinergi ormas dan pemerintah daerah.
“Temu komunikasi ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, dan menjadikan ormas sebagai pilar utama dalam menjaga ketahanan sosial dan budaya lokal di Badung,” kata dia.
