Bangli, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangli melindungi kontingen yang berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan baik, menjaga sportivitas, dan mengharumkan nama Bangli,” kata Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar di sela melepas kontingen Porjar 2026 di Bangli, Bali, Selasa.
Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan itu diharapkan menambahkan rasa tenang bagi para atlet saat berlaga membela daerah pada ajang tahunan itu.
Diar yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangli menambahkan kontingen kabupaten tersebut berkekuatan 290 orang, terdiri atas 220 atlet dan 70 pelatih serta ofisial.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas dan berjuang maksimal demi mengharumkan nama daerah.
Dari total 39 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porjar Bali 2026, Kabupaten Bangli mengikuti 20 cabang olahraga serta dua cabang ekshibisi, yakni muaythai dan floorball.
Adapun 20 cabang olahraga yang diikuti itu meliputi bola basket, bulu tangkis, pencak silat, tenis lapangan, tinju, sepak takraw, atletik, judo, karate, shorinji kempo, taekwondo, yongmoodo, renang, petanque, tenis meja, woodball, catur, pickleball, dance sport, dan kabaddi.
Di luar jumlah kontingen itu, ada juga 78 atlet mandiri yang berlaga di 11 cabang olahraga yaitu bola basket, kabaddi, taekwondo, bulu tangkis, woodball, catur, pencak silat, sepak takraw, yongmoodo, pickleball, dan renang.
Pemkab Bangli mengalokasikan anggaran lebih dari Rp2,5 miliar pada ajang yang berlangsung di Kota Denpasar, 5-10 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli I Komang Pariartha mengakui pihaknya dihadapkan pada keterbatasan waktu dan anggaran.
Meski begitu, seluruh pihak tetap berkomitmen mengoptimalkan potensi atlet melalui koordinasi bersama pengurus cabang olahraga.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan olahraga daerah, pihaknya mulai merealisasikan pembangunan Bangli Sport Center.
Fasilitas olahraga modern tersebut diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus menjadi lokasi berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun nasional.
Ia berharap pada ajang itu, Bangli dapat memperbaiki prestasi pada 2025 yang saat itu meraih 18 medali emas, 37 medali perak, dan 57 medali perunggu.
Pada 2025, Kabupaten Bangli berada di posisi kedelapan klasemen akhir dari sembilan kabupaten/kota yang berlaga di kompetisi olahraga tingkat pelajar itu.
Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026