Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar berupaya menjadikan pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 sebagai wahana promosi pariwisata dan budaya daerah.

Kegiatan yang akan berlangsung pada 21 hingga 23 Mei mendatang itu akan diikuti 13 pemerintah kota anggota Komisariat Wilayah IV dengan mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya di Denpasar, Selasa mengatakan pelaksanaan rakerkomwil IV APEKSI menjadi momentum penting bagi Kota Denpasar, tidak hanya sebagai forum pertemuan antar pemerintah kota, namun juga sebagai ruang kolaborasi dalam membahas berbagai isu strategis perkotaan.

“Poin utamanya adalah bagaimana rakerkomwil ini membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Eddy Mulya.

Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan inovasi baru guna mendukung pembangunan kota yang lebih maju, kreatif, dan berkelanjutan.

Selain itu, sebagai tuan rumah, Pemkot Denpasar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada seluruh peserta yang hadir. 

Berbagai destinasi unggulan seperti wisata bahari, city tour, hingga wisata seni dan budaya akan diperkenalkan guna memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif dan berbudaya.

“Sebagai tuan rumah, momentum ini menjadi waktu yang baik untuk promosi wisata, baik wisata bahari, city tour hingga wisata budaya. Kami ingin para peserta tidak hanya mengikuti rapat kerja, tetapi juga merasakan langsung keramahan dan kekayaan budaya Kota Denpasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana menjelaskan rangkaian kegiatan akan dikemas secara komprehensif selama tiga hari pelaksanaan.

Beberapa agenda yang telah disiapkan di antaranya Sunset Cruise Dinner untuk memperkenalkan wisata bahari Kota Denpasar, Denpasar City Expo, rapat kerja pembahasan isu strategis perkotaan, hingga pentas seni budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal Bali.

Selain itu, kegiatan juga akan ditutup dengan yoga bersama, jalan santai, serta pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian kawasan pesisir.

“Tentunya sebagai tuan rumah kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan lancar, mempererat sinergi antarkota, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Hendaryana.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026