"Sebuah truk derek bernomor polisi B-2492-PT tiba-tiba menabrak KA Sritanjung di pintu perlintasan, sehingga menyebabkan lima as kereta anjlok," kata Humas PT Kereta Api Daerah Operasi IX Jember, Gatut Sutiyatmoko.
Menurut dia, satu gerbong paling depan atau di belakang lokomotif mengalami anjlok pada satu as dan satu gerbong lagi anjlok pada empat as, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Anjloknya kereta diduga karena kecerobohan sopir truk yang memaksa untuk menerobos pintu perlintasan yang akan ditutup," tuturnya.
Ia menjelaskan petugas langsung mengevakuasi penumpang KA Sritanjung dan diangkut dengan bus menuju Stasiun Karangasem-Banyuwangi, kemudian mereka melanjutkan perjalanan dengan rangkaian kereta cadangan.
"Proses evakuasi gerbong yang anjlok membutuhkan waktu yang cukup lama yakni sekitar sembilan jam dan laporan yang diterima PT KAI Daop IX Jember mencatat bahwa proses pengangkatan kereta yang anjlok selesai pukul 16.05 WIB," paparnya.
Saat ini, lanjut dia, jalur yang sudah diperbaiki tersebut masih harus menunggu pemeriksaan rel oleh petugas jalan rel dan jembatan, sehingga benar-benar aman untuk rangkaian kereta api yang akan melewati jalur itu.
Akibat anjloknya KA Sritanjung, sebanyak empat kereta batal berangkat yakni KA 78 Mutiara Timur Siang jurusan Banyuwangi-Surabaya, KA 382 Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember, KA 385 Pandanwangi jurusan Jember-Banyuwangi, dan KA Pandanwangi jurusan Kalibaru-Banyuwangi. (LHS)
Pewarta: Oleh Fiqih Arfani: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.