Badung (ANTARA) - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta jajaran direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) periode 2026-2031 berperan dalam menyejahterakan petani setempat.
“Kami minta agar para direksi selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Badung dalam rangka menyejahterakan petani di Badung,” ujarnya dalam keterangan diterima di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Ia menjelaskan Perumda Pasar dan Pangan MGS memiliki posisi sebagai pembeli siaga (offtaker) hasil panen padi atau gabah petani yang memiliki Rice Milling Unit (RMU) yaitu mesin penggilingan padi modern yang mengolah gabah menjadi beras secara efisien.
“Kalau ini sudah bisa berjalan stabil, saya kira petani pun akan merasakan dan sudah dipastikan hasil tersebut akan dibeli oleh Perumda. Perumda MGS harus jadi penopang produksi dan kesejahteraan petani,” kata dia.
Pihaknya meminta jajaran direksi yang baru dilantik juga bisa bekerja dengan baik setelah menjalani proses seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan prinsip transparansi.
Untuk periode 2026-2031, Kompiang Gede Pasek Wedha dilantik sebagai Direktur Utama dan I Made Anjol Wiguna dilantik sebagai Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.
Untuk memenuhi harapan selaku kuasa pemilik modal (KPM), Bupati Adi Arnawa juga akan terus mengevaluasi kinerja dari para direksi selama satu tahun.
“Mudah-mudahan mereka menjadi sosok pemimpin yang bisa memenuhi ekspektasi kami, terutama pemerintah terkait dengan bagaimana posisi Perumda MGS ini selaku off-taker produksi-produksi petani yang ada,” kata dia.
