Denpasar, Bali (ANTARA) -
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali menekankan pentingnya peran perusahaan umum daerah (perumda) dan koperasi desa sebagai salah satu upaya mengendalikan potensi inflasi menjelang hari besar keagamaan pada triwulan I 2026.
"Strategi end-to-end dari hulu ke hilir harus terus diperkuat," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali sekaligus Wakil Ketua TPID Bali Erwin Soeriadimadja di Denpasar, Bali, Kamis.
Menurut dia, perumda dapat menjadi garda di bagian hulu untuk mendukung produktivitas dan siaga menjadi pembeli produk pangan untuk menjaga kesinambungan pasokan.
Kemudian, langkah itu dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan koperasi desa merah putih dan suplai pasokan ke satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di sisi hilir.
Selain itu, ia menambahkan perlu dukungan pembiayaan perbankan untuk memberikan kepastian pasar kepada petani salah satunya melalui kucuran kredit usaha rakyat (KUR).
Pemerintah memperkirakan permintaan kebutuhan pokok melonjak menjelang rangkaian hari besar keagamaan seperti Imlek, Nyepi, dan Ramadhan-Idul Fitri yang jatuh pada Februari dan Maret atau triwulan I 2026.
Sehingga, potensi terjadinya kenaikan inflasi tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor agar tidak menimbulkan lonjakan harga signifikan dan pasokan pangan tetap terjaga.
Memasuki 2026, Provinsi Bali menghadapi sejumlah tantangan selain hari besar keagamaan yang jatuh bersamaan, juga cuaca tidak menentu dan penyebaran penyakit kulit akut atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak sapi yang terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali Barat.
Terkait LSD, Pemerintah Provinsi Bali melarang lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar masuk Kabupaten Jembrana karena ditemukan 28 ekor positif tertular penyakit LSD.
Kementerian Pertanian juga telah mengirimkan vaksin guna mengatasi LSD tersebut.
Sementara itu, untuk kebutuhan daging sapi khususnya menjelang hari besar keagamaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali meminta masyarakat agar mengoptimalkan pembelian ternak di kabupaten lain.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.