Denpasar (ANTARA) - Gubernur Bali Wayan Koster mengaku gembira setelah Pulau Dewata dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia 2026 oleh platform pariwisata internasional, TripAdvisor, meski kerap digoyang sejumlah isu miring.
“Bali di posisi nomor satu dari 10 top destinasi pariwisata dunia, Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah, meski digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lainnya, ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali," kata Koster di Denpasar, Sabtu.
Dalam ajang Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor, Bali menduduki peringkat pertama di atas London, Dubai, Hanoi, Paris, Roma, Marrakesh, Bangkok, Kreta dan New York.
Ia menilai capaian ini berkat Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan banyak isu tadi.
Pemprov Bali, kata dia, secara bertahap terus menata pariwisata dan infrastrukturnya sehingga semakin berkelanjutan.
Gubernur Bali berterima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali, dan kerja keras itulah yang diapresiasi dunia.
Sebab, sepanjang masuk daftar terbaik oleh TripAdvisor, baru kali ini Bali menduduki peringkat pertama.
Lebih jauh, selain menjadi destinasi wisata terbaik dunia, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti peringkat pertama Honeymoon Destination, Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, dan Top 20 Trending Cities.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sendiri dalam unggahan media sosialnya menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan representasi dari jutaan ulasan objektif para wisatawan mancanegara selama satu tahun terakhir.
Predikat ini juga hanya dianugerahkan kepada kurang dari 1 persen destinasi di seluruh dunia yang memenuhi standar keunggulan tertinggi.
"Terpilihnya Bali sebagai destinasi wisata terbaik di dunia versi Tripadvisor menunjukkan bahwa Bali masih jadi magnet pariwisata dunia," tulis Menpar Widiyanti di akun Instagramnya.
Kementerian Pariwisata memastikan pariwisata Bali akan tumbuh menjadi destinasi kelas dunia yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat lokal Bali.
"Kami ingin memastikan Bali terus tumbuh sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang memberi manfaat bagi masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan menginspirasi dunia," ujarnya.
