Bangli, Bali (ANTARA) -
Inspektorat Daerah Kabupaten Bangli, Bali, menyatakan pentingnya akurasi dan transparansi laporan keuangan setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mendukung akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Laporan ini akan menjadi dasar konsolidasi untuk menghasilkan laporan keuangan pemerintah daerah," kata Inspektur Kabupaten Bangli Jro Widata di sela rapat koordinasi SKPD di Bangli, Bali, Selasa.
Ia mengingatkan setiap SKPD membuat laporan keuangan sesuai standar meliputi laporan realisasi anggaran (LRA), neraca, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas (LPE), catatan atas laporan keuangan (CALK).
Kepada pimpinan perangkat daerah, sekretaris, kepala puskesmas, dan kepala BUMD setempat, Jro juga menyoroti pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD RI).
Pasalnya, sistem itu sebagai aplikasi utama dalam penyusunan LKPD karena menjadi alat yang penting untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB), mendapatkan tugas khusus.
Jro meminta Disdikpora dapat mengoordinasikan seluruh sekolah di Bangli untuk menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Dinas PMDPPKB diminta untuk aktif mendampingi desa-desa dalam pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
"Dengan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan pembangunan di Kabupaten Bangli dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali, kinerja APBD 2025 di Kabupaten Bangli mencapai surplus Rp10,72 miliar.
Adapun pendapatan daerah mencapai Rp1,24 triliun atau realisasi mencapai 94,29 persen dan belanja daerah mencapai Rp1,23 triliun atau realisasi sebesar 93,39 persen.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026