Denpasar (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga menyuplai bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap di Bali guna mengatasi kendala konsumen untuk memenuhi kebutuhan energi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
"Saat ini kami melakukan percepatan dan memastikan suplai kapal khususnya untuk jenis BBM yang dilaporkan mengalami kendala stok," kata Manager Komunikasi, Relasi dan TJSL Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Selasa.
Ia menjelaskan kapal pengangkut BBM telah sandar di Denpasar untuk menyuplai Terminal BBM Sanggaran Denpasar sebanyak 2.000 kiloliter pertamax dan 3.000 kiloliter pertalite pada Selasa (18/11) pagi.
Selanjutnya pada Kamis (20/11) rencana akan disuplai kembali pertamax sebanyak 3.500 kiloliter sehingga total ada 5.500 kiloliter pertamax.
Upaya itu dilakukan untuk menjawab keluhan konsumen yang dalam beberapa pekan terakhir, kesulitan memperoleh BBM, di antaranya di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.
Tambahan pasokan energi itu juga diharapkan sebagai mitigasi kendala distribusi dan mengantisipasi lonjakan kebutuhan mengingat saat ini sebagian besar masyarakat di Pulau Dewata sedang mempersiapkan Hari Raya Galungan sejak Selasa ini dan puncaknya jatuh pada Rabu (19/11) hingga berakhir pada Kamis (20/11).
Sedangkan 10 hari berikutnya jatuh Hari Raya Kuningan atau pada Sabtu (29/11).
Selama periode tersebut terjadi "mudik" lokal antarkabupaten/kota di Pulau Dewata serta peningkatan mobilitas masyarakat baik untuk urusan persembahyangan dan arus wisatawan lokal dan mancanegara karena periode tersebut di Bali berlangsung libur fakultatif.
"Peningkatan pengiriman juga dilaksanakan sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan Terminal BBM beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan di Pulau Bali dan sekitarnya aman," imbuh Ahad.
Ada pun saat ini, Ahad menyebutkan secara umum kondisi stok dan antrian sejumlah SPBU di Bali sudah mulai normal setelah diberlakukan penambahan stok itu.
Sebelumnya, Ahad menjelaskan kendala utama distribusi saat ini disebabkan oleh cuaca buruk yang dialami kapal pengangkut BBM melalui Terminal BBM Sanggaran, Kota Denpasar, untuk memenuhi titik pasok yakni di wilayah di Kabupaten Badung dan Denpasar.
Oleh karena itu, pihaknya juga mengalihkan untuk sementara suplai bahan bakar minyak (BBM) untuk sebagian wilayah Kabupaten Badung, Bali melalui Terminal BBM di Manggis, Karangasem, akibat dampak cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir.
