Gianyar, Bali (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, menyerahkan bonus sebesar Rp8,7 miliar kepada para atlet yang meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025.“Kami sukses mencapai target tiga besar perolehan medali,” kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra di Taman Maheswara Gianyar, Bali, Jumat.
Adapun besaran bonus tertinggi mencapai Rp70 juta per medali emas yang diterima langsung oleh para atlet.
Ada pun total khusus atlet yang mendapat bonus meraih medali mencapai 404 orang.
Nilai bonus tersebut naik dibandingkan bonus pada ajang Porprov 2022 sebesar Rp50 juta untuk perolehan medali emas.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gianyar Dewa Gede Alit Mudiarta menjelaskan Gianyar bertengger di posisi ketiga dengan meraih 74 medali emas, 77 medali perak dan 115 medali perunggu.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan Porprov Bali XV Tahun 2022 dengan 53 medali emas, 73 medali perak dan 121 medali perunggu.
Medali emas disumbangkan para atlet dari sejumlah cabang olahraga di antaranya sepak bola, voli dan basket.
Ia meminta kepada para atlet dan ofisial untuk meningkatkan prestasi serta menggenjot latihan untuk persiapan menghadapi ajang serupa pada 2027 yang rencananya berlangsung di Kabupaten Buleleng.
“Dua tahun mendatang tidak mudah karena pesaingnya adalah Kabupaten Buleleng yang akan menjadi tuan rumah, jadi mulai besok sudah harus mempersiapkan diri,” ucapnya.
Sedangkan Pemkab Gianyar mempersiapkan diri menjadi tuan rumah tunggal untuk Porprov Bali 2029.
Sementara itu, berdasarkan hasil klasemen akhir Porprov 2025, juara umum diraih Kabupaten Badung dengan mengoleksi 191 medali emas, 130 medali perak dan 148 medali perunggu dengan total 469 medali.
Posisi kedua Kota Denpasar yang total meraih 488 medali terdiri atas medali emas sebanyak 176, perak (153), perunggu (159) dan posisi ketiga adalah Kabupaten Gianyar.
