Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk membantu operasional pelayanan kesehatan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) yang merupakan klan terbesar umat Hindu di Pulau Dewata.
Mobil ambulans bantuan tersebut diserahkan oleh Asisten III Sekdaprov Bali Made Santha dan diterima langsung oleh Ketua Umum MGPSSR Pusat Prof Dr I Wayan Wita, di Denpasar, Jumat.
"Bantuan ambulans ini sebagai tindak lanjut permohonan yang telah disampaikan MGPSSR. Terkait dengan urusan keagamaan, tentunya pemerintah daerah berorientasi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ini salah satu bentuk nyatanya dan penyerahan bantuan sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada," ucap Santha.
Pemprov Bali, jelas dia, sangat mengapresiasi tingkat partisipasi umat bidang keagamaan yang makin meningkat. Harapannya, dengan bantuan ambulans itu dapat membantu umat di bidang kesehatan saat menyelenggarakan upacara keagamaan maupun berbagai kegiatan sosial.
Mobil ambulans seharga Rp249,5 juta yang diserahkan itu sudah dilengkapi dengan beberapa peralatan medis yang dibutuhkan untuk penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat.
Sementara itu, Ketua Umum MGPSSR Prof I Wayan Wita mengatakan dengan bantuan ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kiprah MGPSSR melayani umat di bidang kesehatan. "Tidak saja untuk umat Hindu, tetapi untuk umat lainnya. Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya," katanya.
Wita menyebut MGPSSR juga membina para sulinggih (pendeta) yang banyak usianya sudah sepuh sehingga adanya ambulans juga dapat membantu melayani mereka ketika menghadapi permasalahan kesehatan. MGPSSR selama ini baru memiliki satu ambulans sederhana yang merupakan hasil rakitan sendiri.
"Jumlah pasemetonan (anggota) kami di Bali sekitar 65-70 persen dari total penduduk yang beragama Hindu. Pasemetonan Pasek juga banyak di luar Bali seperti Lampung, Sulawesi, Lombok, dan Kalimantan," katanya. (LHS)
