Badung (ANTARA) - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran 2025 pada Jumat (21/3), pergerakan penumpang dan pesawat tertinggi terjadi pada H-3 Idul Fitri atau Jumat (28/3) lalu.
“Dari pantauan aktivitas di area bandara memang tampak terjadi kepadatan, jumlah penumpang yang terlayani Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat kemarin mencapai 73.550 orang dengan 420 penerbangan,” ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab, di Kabupaten Badung, Minggu.
Dia mengatakan selain yang tertinggi sepanjang posko angkutan, angka ini juga lebih tinggi 3 persen dibanding H-3 pada Lebaran 2024 lalu.
Tahun lalu, pada momentum yang sama terdapat 71.500 penumpang namun dengan pergerakan pesawat yang lebih tinggi yaitu 432 pergerakan.
Pada H-3 tahun ini sebanyak 73.550 penumpang Bandara I Gusti terbagi atas 31.080 penumpang domestik dengan 207 penerbangan dan 42.470 penumpang internasional dengan 213 penerbangan.
Baca juga: Bandara Ngurah Rai kembali layani penumpang setelah Nyepi
Meski pada puncak arus mudik ini selisihnya tak jauh dengan tahun lalu, dilihat dari rata-rata harian sejak Januari lalu, menurut Ahmad Syaugi sudah kian membaik.
"Dengan rata-rata harian pada Januari dan Februari melayani 61.759 penumpang dan 388 pergerakan pesawat, maka lonjakan penumpang pada H-3 Lebaran ini sudah naik mencapai 19 persen, sedangkan trafik pesawat naik 10 persen," ujarnya.
Selain jumlah penumpang yang disyukuri, kelancaran pelayanan pada hari tersebut juga menjadi perhatian, sebab puncak arus mudik itu bertepatan dengan Hari Pengerupukan dengan ruas-ruas jalan Bali dipadati oleh pawai ogoh-ogoh termasuk area masuk bandara.
"Berkat dukungan dari semua instansi terkait yang terlibat dalam posko angkutan Lebaran, operasional bandara terutama di masa puncak mudik dapat berjalan dengan lancar dan terkendali, dimana terjadi pengalihan lalu lintas di berbagai titik termasuk di sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai," kata Ahmad Syaugi.
Baca juga: Bandara Ngurah Rai pastikan tak ada penumpang saat Nyepi
Dengan rentang waktu libur Idul Fitri yang masih cukup panjang, pengelola bandara berjanji akan perkuat koordinasi serta perketat pengawasan untuk memastikan terjaganya kualitas pelayanan karena ada potensi Bandara I Gusti Ngurah Rai masih akan diramaikan dengan wisatawan setelah Lebaran.
Meski hasil pergerakan penumpang dan pesawat pada hari ini atau H-1 Lebaran belum terangkum, dari data bandara mereka memperkirakan jumlah penumpang 73 ribu dan 390 pergerakan pesawat, sehingga lebih kecil dari H-3.
Sementara H-2 bandara tutup sementara dalam 24 jam untuk memperingati Hari Raya Nyepi.