"Petugas kami berhasil menyita 13 ekor penyu langka saat mereka melakukan patroli di dekat jalur penuntun kapal untuk memasuki Pelabuhan Benoa," kata Kepala Seksi Penindakan Sub-Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Polisi Air Polda Bali, Kompol Ketut Rai Suandi, di Kantor Polisi Air Benoa, Denpasar, Selasa.
Dari 13 ekor penyu langka itu, satu di antaranya telah mati. Sedangkan sisanya saat ini dititipkan di sebuah penangkaran penyu di Desa Serangan, Denpasar.
Menurut dia, petugas sebelumnya telah mendapatkan informasi akan adanya penyu langka yang akan memasuki Pelabuhan Benoa sehingga pengawasan lebih diintensifkan.
Pada saat Kapal Berneo KM 01 tengah berlayar, petugas yang sedang berpatroli memberhentikan kapal yang dinahkodai Junaidi itu. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 13 ekor penyu tersebut.
Selain menahan Junaidi, petugas juga menahan Fikri Andriawan, dan Edi Irwanza yang semuanya berasal dari Kecamatan Alas Barat, Sumbawa.
Sementara itu pemilik kapal yang berinisial MD, kata Suandi, masih belum ada penetapan namun tetap akan dikembangkan.
"MD akan kami dalami apakah dia ikut menyuruh atau membiayai operasional kapal. Kalau terbukti bisa dijerat," ujarnya. (DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026