"Dari pengamatan (kunjungan ke perpustakaan), memang minat baca saat ini kurang karena masyarakat lebih senang menonton atau mendengarkan. Namun membaca jauh lebih penting karena membaca sifatnya lebih ke fisik dan bisa mencerna sendiri informasinya," katanya dalam Peringatan Bulan Minat Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan, di Denpasar, Jumat.
Menurut dia, meskipun saat ini pihaknya tidak memungut biaya dalam pembuatan kartu, namun kunjungan ke perpustakaan tetap saja masih rendah.
Sementara itu untuk meningkatkan semangat membaca dan pengetahuan masyarakat di pedesaan, pemerintah sebelumnya telah mengoperasikan perpustakaan keliling yang menyasar langsung masyarakat pedesaan.
Namun ia mengakui bahwa saat ini jumlah armada mobil pengangkut perpustakaan keliling itu masih terbatas. Saat ini mobil perpustakaan keliling yang dioperasionalkan Provinsi Bali dan kabupaten/kota sebanyak satu unit.
Pihaknya telah meminta kepada pusat untuk mengalokasikan tambahan kendaraan perpustakaan keliling.(DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.