Denpasar (Antara Bali) - Deputi Bidang Operasi Badan SAR Nasional Eko D Priyanto mengemukakan, personelnya rutin menggelar latihan penyelamatan korban kecelakaan maupun bencana dengan sejumlah modifikasi skenario. 

"Tujuannya, selain untuk membina kesiapsiagaan, juga untuk semakin meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi di antara instansi yang terlibat," katanya saat ditemui di sela-sela memimpin latihan penyelamatan kapal terbakar di Pantai Matahari Terbit, Kawasan Sanur, Bali, Kamis siang.

Komandan Pangkalan TNI-AL Denpasar Kolonel Laut (P) I Ketut Arya Budhana yang menyaksikan pelaksanaan latihan itu menyatakan bahwa pelatihan itu sangat diperlukan.

"Hal ini juga perlu bagi kami, karena jika kecelakaan betulan terjadi, maka berbagai hal sudah bisa dihadapi. Kami selalu siap mendukung, kalau skalanya meningkat maka kami akan berkoordinasi dengan atasan kami di tingkat atas," katanya.

Sementara Komandan Pangkalan TNI-AU Ngurah Rai, Letnan Kolonel (Pnb) Aldrin P Mongan, mengomentari soal pengendalian pesawat udara dalam latihan ini, memerlukan penyamaan persepsi.

"Walaupun sepertinya ini rutin saja, namun koordinasi dan penyamaan persepsi agar misi bisa tercapai tetap perlu dilakukan. Intinya jangan lengah apalagi menganggap segalanya itu rutin-rutin saja," katanya.(*)

 


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026