"Coba saja kalau peti kemas itu lewat laut, mungkin kemacetan lalu lintas bisa diatasi," kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Benoa, Iwan Sabatini, di Denpasar, Jumat.
Ia menyebutkan, jika dibandingkan tahun lalu jumlah kendaraan peti kemas yang melalui Pelabuhan Benoa mengalami penurunan. Pada semester pertama tahun ini ditargetkan 15 ribu unit peti kemas.
"Hingga saat ini hanya 11.000 kendaraan peti kemas yang melalui Pelabuhan Benoa. Hal ini disebabkan karena kendaraan tersebut lebih banyak melalui jalur darat," ujarnya.
Dengan demikian, kata dia, berakibat pada semakin macetnya lalu lintas di darat seperti di jalur Gilimanuk-Kota Denpasar.(*/ADT)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.