"Sayangnya upaya pengembangan wisata kuliner selalu menemui jalan buntu. Untuk itu kita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Solok segera mencari langkah jitu untuk mewujudkannya," katanya di Solok, Jumat.
Dia mengatakan, wacana pengembangan wisata kuliner telah mengemuka sejak tahun lalu. Bahkan sejumlah langkah juga telah dilakukan pemerintah dan DPRD Kota Solok di antaranya menentukan lokasi pasar di sekitar kawasan Jalan Cengkeh serta menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) sebagai pemilik lahan.
"Dulu telah ada pembicaraan dengan PT KAI dengan kita tidak tahu sejauh mana tindaklanjutnya," katanya.
Dia mengatakan, keberadaan pasar kuliner di Kota Solok akan mendorong sektor pariwisata di daerah ini karena keberadaan pasar ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat daerah tetangga seperti Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, Sijunjung dan lainnya.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.