• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Jumat, 30 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Usai dari Swiss, Prabowo terbang ke Paris dan dijamu Macron di Istana lyse

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:27

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Prabowo kunjungi IKN beri koreksi soal desain

      Selasa, 13 Januari 2026 20:37

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 5:45

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

  • Updates
    • Gunung Semeru kembali erupsi, tinggi letusan 1 kilometer

      Gunung Semeru kembali erupsi, tinggi letusan 1 kilometer

      Jumat, 30 Januari 2026 8:56

      Akademisi ungkap penularan virus Nipah di RI masih terdeteksi pada kelelawar

      Akademisi ungkap penularan virus Nipah di RI masih terdeteksi pada kelelawar

      Kamis, 29 Januari 2026 18:16

      Antisipasi virus Nipah, Karantina Denpasar waspadai rute penerbangan dari India

      Antisipasi virus Nipah, Karantina Denpasar waspadai rute penerbangan dari India

      Kamis, 29 Januari 2026 18:04

      Siapkan payung, BMKG prakirakan Denpasar hujan ringan Kamis ini

      Siapkan payung, BMKG prakirakan Denpasar hujan ringan Kamis ini

      Kamis, 29 Januari 2026 7:21

      Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Menteri PPPA pastikan siswi SMP Denpasar korban asusila dapat bantuan hukum

      Rabu, 28 Januari 2026 21:33

  • Ekonomi
    • Harga emas Antam Jumat ini turun Rp48.000 menjadi Rp3,12 juta per gram

      Harga emas Antam Jumat ini turun Rp48.000 menjadi Rp3,12 juta per gram

      Jumat, 30 Januari 2026 9:17

      Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

      Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

      Jumat, 30 Januari 2026 7:51

      Kemenperin: Minuman alkohol lokal berkontribusi cukai Rp8,92 T pada 2025

      Kemenperin: Minuman alkohol lokal berkontribusi cukai Rp8,92 T pada 2025

      Jumat, 30 Januari 2026 7:20

      Kemenperin hadiahkan izin usaha arak Bali ke pemerintah provinsi

      Kemenperin hadiahkan izin usaha arak Bali ke pemerintah provinsi

      Jumat, 30 Januari 2026 6:53

      TPID Bali: perumda dan koperasi desa berperan signifikan kendalikan inflasi

      TPID Bali: perumda dan koperasi desa berperan signifikan kendalikan inflasi

      Kamis, 29 Januari 2026 22:45

  • Humaniora
    • Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

      Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

      Jumat, 30 Januari 2026 6:29

      Pemkot Denpasar serahkan gedung baru Polsek Denpasar Selatan

      Pemkot Denpasar serahkan gedung baru Polsek Denpasar Selatan

      Kamis, 29 Januari 2026 23:35

      Bali antisipasi penyebaran virus Nipah melalui babi

      Bali antisipasi penyebaran virus Nipah melalui babi

      Kamis, 29 Januari 2026 14:48

      BPBD Gianyar maksimalkan pembersihan longsoran di jalur wisata Ceking-Kintamani

      BPBD Gianyar maksimalkan pembersihan longsoran di jalur wisata Ceking-Kintamani

      Kamis, 29 Januari 2026 10:59

      Pansus TRAP DPRD sorot lahan KEK Kura-Kura Bali yang janggal

      Pansus TRAP DPRD sorot lahan KEK Kura-Kura Bali yang janggal

      Kamis, 29 Januari 2026 10:53

  • Pariwisata
    • Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Bupati Badung dialog dengan warga cari solusi rekayasa lalin pariwisata

      Selasa, 27 Januari 2026 21:48

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Pemkab Bangli pertahankan bagi hasil retribusi Desa Penglipuran

      Minggu, 25 Januari 2026 20:38

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      PHRI Bali periode baru fokus kumpulkan data usaha pariwisata Pulau Dewata

      Jumat, 23 Januari 2026 18:39

      Pemkab Buleleng rapikan kabel semrawut di Kota Singaraja

      Pemkab Buleleng rapikan kabel semrawut di Kota Singaraja

      Rabu, 21 Januari 2026 20:15

      Pemkab Badung libatkan warga bersihkan sampah kiriman di pantai

      Pemkab Badung libatkan warga bersihkan sampah kiriman di pantai

      Rabu, 21 Januari 2026 19:44

  • Fokus Hoax
    • Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Senin, 12 Januari 2026 7:25

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

  • Olahraga
    • AS Roma lolos 16 besar usai imbang 1-1 lawan Panathinaikos di Liga Europa

      AS Roma lolos 16 besar usai imbang 1-1 lawan Panathinaikos di Liga Europa

      Jumat, 30 Januari 2026 9:15

      Aston Villa menang 3-2 kontra Salzburg

      Aston Villa menang 3-2 kontra Salzburg

      Jumat, 30 Januari 2026 9:13

      Persik Kediri beresi bagian pertahanan jelang hadapi Bali United

      Persik Kediri beresi bagian pertahanan jelang hadapi Bali United

      Jumat, 30 Januari 2026 6:33

      Pemkab Gianyar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar dengan skema baru

      Pemkab Gianyar seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar dengan skema baru

      Kamis, 29 Januari 2026 22:54

      Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

      Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

      Kamis, 29 Januari 2026 7:35

  • Taksu
    • Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Kamis, 29 Januari 2026 15:31

      PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      PHDI pastikan legalitas usai menang gugatan ke-10

      Minggu, 25 Januari 2026 13:59

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Tokoh lintas agama di Bali berdoa untuk Nusantara

      Minggu, 18 Januari 2026 13:27

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spiritual

      Kamis, 15 Januari 2026 9:40

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Kemenag dukung pemerataan layanan pendidikan Hindu

      Jumat, 9 Januari 2026 20:44

  • Artikel
    • Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Selasa, 20 Januari 2026 15:54

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

  • Seni dan Hiburan
    • Lisa Blackpink syuting di Kota Tua Jakarta, polisi rekayasa lalu lintas

      Lisa Blackpink syuting di Kota Tua Jakarta, polisi rekayasa lalu lintas

      Kamis, 29 Januari 2026 19:38

      Demi Caper, berat badan Amanda Manopo naik 14 kg

      Demi Caper, berat badan Amanda Manopo naik 14 kg

      Kamis, 29 Januari 2026 19:11

      Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Film Para Perasuk berlaga di Sundance Film Festival 2026

      Selasa, 27 Januari 2026 7:50

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Luna Maya beri sinyal hanya film Suzzanna 3 jadi proyeknya 2026

      Senin, 26 Januari 2026 18:15

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Lucky Widja, Vokalis dari Band Element meninggal dunia

      Senin, 26 Januari 2026 9:39

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Hari Arak Bali, Kemenperin serahkan izin usaha arak ke Pemprov Bali

      Hari Arak Bali, Kemenperin serahkan izin usaha arak ke Pemprov Bali

      Jumat, 30 Januari 2026 8:54

      Bandara Bali - BBKK perketat pengawasan penumpang cegah virus nipah

      Bandara Bali - BBKK perketat pengawasan penumpang cegah virus nipah

      Kamis, 29 Januari 2026 22:28

      Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Kaesang ajak kader PSI "siap perang" untuk 2029

      Minggu, 25 Januari 2026 3:36

      JAS Denpasar dinobatkan Best Station di ajang Ground Handling dunia

      JAS Denpasar dinobatkan Best Station di ajang Ground Handling dunia

      Sabtu, 24 Januari 2026 10:41

      Pemkot Denpasar perkuat mitigasi banjir dengan sistem peringatan dini

      Pemkot Denpasar perkuat mitigasi banjir dengan sistem peringatan dini

      Sabtu, 24 Januari 2026 6:45

  • English

Wisata jejak "Hoftbestoor" PBNU di Ampel-Surabaya

Kamis, 7 Mei 2020 14:24 WIB

Wisata jejak

Lukisan wajah "Hoftbestoor" (Pengurus Besar) atau Ketua Umum PBNU yang pertama KH Hasan Gipo (ANTARA/HO-IKSA Surabaya/2020)

Saya merinding mengetahui sejarah beliau, karena keikhlasannya sangat luar biasa, sehingga NU berusia 95 tahun baru ditemukan makamnya, padahal 95 tahun itu bukan waktu yang lama, tapi sejarahnya sulit dilacak

Denpasar (ANTARA) - Tidak jauh dari kawasan wisata religi Makam dan Masjid Ampel di Surabaya Utara, ternyata ada jejak atau tapak tilas "Hoftbestoor" (Pengurus Besar) atau Ketua Umum PBNU yang pertama yakni KH Hasan Sagipoddin yakni makam dan Langgar/Musholla Gipo yang bisa dijadikan tapak tilas yang bernilai historis tinggi.

Betapa tidak, H Hasan Sagipoddin adalah Ketua Umum PBNU pertama pada tahun 1926-1929 semasa Rois Akbar Syuriah PBNU dipegang KHM Hasyim Asy'ari (kakek mantan Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid/Gus Dur) yang menjabat hingga 1947 (1926-1947).

Sementara itu, Langgar Gipo juga tidak kalah historis, karena langgar itu sering menjadi lokasi pertemuan para tokoh nasional seperti HOS Tjokroaminoto dan Ir Soekarno serta tokoh-tokoh NU, apalagi Hasan Gipo merupakan sosok yang membiayai "Komite Hijaz" (embrio NU).

Baca juga: https://youtu.be/c7BdAmZxVI8

Bahkan, langgar atau surau atau musholla yang didirikan kakek buyut Hasan Gipo (Sagipoddin Bin Kamal Bin Kadirun) di Jalan Kalimas Udik I, Kelurahan Nyamplungan, Kota Surabaya itu menjadi tempat persinggahan jamaah haji lewat laut (semacam "asrama haji" pertama yang dekat dengan Kalimas) pada tahun 1830. Ada bukti angka 1830 pada lantai 2 Langgar Gipo.

"Langgar Gipo itu ada dua lantai. Lantai 1 untuk sholat dan juga diskusi para ulama dan tokoh nasional seperti HOS Tjokroaminoto dan Bung Karno. Kalau tidak membahas soal pendidikan, ya membahas soal perjuangan kemerdekaan," kata Ketua Umum Ikatan Keluarga Sagipoddin (IKSA) H Wachid Zein dalam 'chatting' (obrolan) lewat Whatsapp (1/5/2020).

Dalam pembahasan terkait pendidikan itulah yang melahirkan Komite Hijaz dan Taswirul Afkar yang merupakan embrio berdirinya NU. "KH Hasan Gipo itu saudagar dan santri, karena itu dia dekat dengan para ulama, sehingga ditunjuk KH Wahab Chasbullah sebagai Presiden NU (Ketua Umum PBNU) yang pertama mendampingi KH Hasyim Asy'ari hingga tiga tahun," katanya.

Baca juga: Sekjen Liga Muslim Dunia dukung misi NU

Sebagai santri, ia juga sering menyumbangkan hartanya untuk pesantren dan organisasi. "Batu bata yang dipakai di Langgar Gipo itu mirip di Masjid Ampel, karena beliau juga memiliki peran pada pembangunan keduanya. Beliau (saat berusia 57 tahun) merupakan ketua panitia pemugaran Masjid Ampel pada tahun 1926. Langgar Gipo sendiri ada dua lantai dan lantai 2 biasa digunakan jamaah haji menginap dengan daya tampung mencapai 300-400 orang," katanya.

Konon, Langgar Gipo juga menjadi tempat mandi bagi Pasukan Hizbullah untuk wilayah Gresik-Bojonegoro-Lamongan-Tuban-Madura, sedangkan tempat mandi Pasukan Hizbullah untuk Mojokerto-Sidoarjo-Jombang-Malang-Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi di Dresmo Dalam. Langgar itu memiliki gentong dan sumur yang dikeramatkan masyarakat setempat.

Tingginya nilai sejarah dari Langgar dan Makam Hasan Gipo itu agaknya revitalisasi langgar/musholla dan makam itu menjadi hal yang sangat penting guna melengkapi "kesejarahan" Kota Pahlawan Surabaya sebagai "basis perjuangan kemerdekaan".

Baca juga: PBNU: penolakan pemulangan kombatan eks ISIS sesuai UU

Hingga kini, Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan pengecatan, pemasangan paving, dan pemasangan sejumlah lampu di dekat Langgar Gipo, namun konsep wisata sejarah yang bernilai edukasi serta ekonomis belum terbukti.

Tahun 2000-an, warga Kelurahan Nyamplungan sempat ingin "menghidupkan" Langgar Gipo itu untuk ibadah dan tempat pengajian, namun niat baik yang direncanakan masyarakat setempat itu belum mendapatkan izin dari ahli warisnya.

Saat ini, ahli waris Hasan Gipo yang tergabung dalam IKSA berharap Pemerintah Kota Surabaya atau Pemerintah Provinsi Jatim menjadikan Langgar Gipo dan Makam Hasan Gipo sebagai situs cagar budaya yang bernilai edukasi/sejarah dan wisata/ekonomis.

"Kami berharap beberapa aset peninggalan KH Hasan Gipo di Surabaya itu bisa dimanfaatkan untuk keluarga kami, juga untuk kegiatan NU, dan sekaligus destinasi wisata situs sejarah kota ini. Kami punya dokumen lengkap, aset mbah Hasan Gipo," kata H Wachid Zein.

Baca juga: Stafsus Wapres: Islam Nusantara bukan agama baru


Situs Makam Hasan Gipo

Jika Langgar Gipo berjarak sekitar 700 meter ke arah barat dari Masjid Ampel, maka situs makam KH Hasan Gipo justru berada di komplek Masjid Ampel atau di sisi timur agak ke utara dari Masjid Ampel yang ramai dikunjungi masyarakat itu, terutama saat bulan Ramadhan.

Yang menarik, situs makam KH Hasan Gipo itu baru ditemukan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama pengurus NU Surabaya setelah NU berusia 95 tahun, karena itu PWNU Jatim dan PCNU Surabaya langsung menziarahi makam KH Hasan Gipo (Ketua Umum PBNU pertama), lalu makam KH Ridlwan Abdullah (pencipta lambang NU) di Makam Tembok dan KH Mas Alwi Abdul Aziz (pencipta nama NU) di Makam Rangkah.

"Untuk pertama kalinya, kami datang ke makam KH Hasan Gipo di sisi timur agak ke utara dari Masjid Ampel ini dalam rangka Hari Lahir Ke-95 NU pada 8 April 2018. Hasan Gipo merupakan tokoh NU yang kaya dan berperan penting dalam kelahiran NU," ujar Ketua PWNU Jatim HM Sholeh Hayat.

Menurut Sholeh Hayat, sebelum NU terbentuk, tokoh-tokoh NU membentuk Komite Hijaz untuk menemui Raja Arab Saudi yang keberangkatannya atas biaya KH Hasan Gipo. Selain berjuang dengan hartanya tanpa pamrih, Hasan Gipo juga berani menantang tokoh-tokoh PKI yang tidak percaya kepada Tuhan.

"Beliau menantang tokoh-tokoh PKI untuk berdiri di rel kereta api guna membuktikan bahwa keberadaan Tuhan dan Hari Akhir itu benar adanya, namun saat kereta api datang justru tokoh-tokoh PKI kabur ketakutan," katanya.

Baca juga: PBNU tegaskan Pancasila sudah final

Senada dengan itu, Ketua PCNU Surabaya H Muhibbin Zuhri mengatakan teladan yang luar biasa dari KH Hasan Gipo adalah keikhlasan dalam berjuang untuk NU, baik harta maupun nyawa, sehingga keberadaan makamnya pun sulit ditelusuri, karena perjuangan tanpa pamrih itu.

"Saya merinding mengetahui sejarah beliau, karena keikhlasannya sangat luar biasa, sehingga NU berusia 95 tahun baru ditemukan makamnya, padahal 95 tahun itu bukan waktu yang lama, tapi sejarahnya sulit dilacak," tuturnya.

Terkait situs makam itu, Ketua IKSA H Wachid Zein menegaskan bahwa pihaknya baru dapat menemukan makam KH Hasan Gipo pada Agustus 2015 setelah melakukan berbagai ikhtiar, termasuk menelusuri keturunannya di Gresik.

"Karena itu, kami berterima kasih kalau NU Jatim mau menziarahi makam mbah buyut kami pada setiap tahun seperti hari ini, kami berharap NU mau memperjuangkan ketokohan KH Hasan Gipo untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, serta memperjuangkan Langgar Gipo dan Tanah Pemakaman Umum Rangkah," katanya.

Hasan Gipo atau Hasan Basri lahir di Surabaya pada tahun 1869 di Kampung Sawahan (sekarang Jl. Kalimas Udik). Ia lahir dari lingkungan keluarga santri kaya yang bernama Dinasti Gipo, bertempat tinggal di kawasan perdagangan elite di Ngampel yang bersebelahan dengan pusat perdagangan di Pabean, serta dekat dengan sebuah pelabuhan sungai yang berada di tengah Kota Surabaya yang berdempetan dengan Jembatan Merah.

Baca juga: PBNU: deradikalisasi perlu untuk jaga ideologi negara

Dinasti Gipo yang berdarah Arab, merupakan saudagar kaya di daerah komplek Ampel, Surabaya. Hingga kampung tempat Gipo kemudian dikenal dengan Gang Gipo dan keluarga ini mempunyai makam keluarga yang dinamai makam keluarga, makam Gipo di kompleks Masjid Ampel. Gang Gipo sendiri kini berubah menjadi Jalan Kalimas Udik.

Dinasti Gipo ini didirikan oleh Abdul Latief Sagipoddin (Tsaqifuddin) yang disingkat dengan Gipo. Nama Gipo sebenarnya merupakan singkatan Sagipoddin dari bahasa Arab Saqifuddin, tsaqaf (pelindung) dan al-dien (agama). Jika dirunut silsilahnya, Hasan Gipo masih punya hubungan keluarga dengan KH. Mas Mansyur, salah seorang pendiri Muhammadiyah, yang juga adalah keturunan Abdul Latief Gipo.

Dinasti Gipo adalah santri dan kerabat dari Sunan Ampel, karena itu keislamannya sangat mendalam. Sebagai pemuda yang hidup di kawasan bisnis yang berkembang pesat sejak zaman Majapahit itu, Abdul Latief Sagipoddin memiliki etos kewiraswastaan yang tinggi. Sagipodin menekuni perdagangan beras eceran, dengan kepandaian tersendiri dalam menaksir kualitas beras.

Menjelang dewasa, ia diambil menantu oleh seorang saudagar China, sehingga ia bisa melakukan impor beras sendiri dari Siam. Abdul Latief Sagipuddin ini menikah dengan Tasirah mempunyai 12 orang anak, salah satunya bernama H. Turmudzi, yang kawin dengan Darsiyah, mempunyai anak yang bernama H. Alwi, kemudian Alwi mempunyai sepuluh orang anak yang salah satunya bernama Marzuki. Dari H. Marzuki itulah kemudian lahir seorang anak yang bernama Hasan, yang lahir pada 1869 di Ampel yang kemudian dikenal dengan Hasan Gipo.

Jadi, Hasan Gipo itu merupakan generasi kelima dari Dinasti Gipo. Ia mendapatkan pendidikan cukup memadai di beberapa pesantren di sekitar Surabaya, juga sekolah di pendidikan umum ala Belanda. Meskipun mendapatkan pendidikan model Belanda tetapi jiwa kesantriannya masih sangat kental dan semangat kewiraswastaannya sangat tinggi, sehingga kepemimpinan ekonomi di kawasan bisnis Pabean masih dipegang dinasti itu, hingga masa Hasan Gipo.

Baca juga: PBNU dorong kontrol masyarakat pada pemerintah

Tidak sedikit pertemuan para ulama, baik untuk bahtsul masail maupun untuk membahas perkembangan politik, yang dibiayai dan difasilitasi oleh Hasan Gipo. Sebagai sesama penerus Sunan Ampel dan sesama saudagar membuat Hasan Gipo sering bertemu dengan KH Wahab Hasbullah dalam dunia pergerakan.

Bahkan, Hasan Gipo-lah yang selalu mengantar Kiai Wahab menemui para aktivis pergerakan di Surabaya, seperti HOS Cokroaminoto, dr Soetomo, dan "murid" HOS Cokroaminoto, seperti Soekarno, Kartosuwiryo, Muso, SK Trimurti dan masih banyak lagi.

Pertemuan antara Hasan Gipo dengan Kiai Wahab serta kiai lainnya makin intensif. Ia kemudian terlibat aktif dalam pendirian Nahdlatul Wathan (1914), walaupun tidak tercatat sebagai pengurus. Selanjutnya, ia juga menjadi peserta diskusi dalam forum Taswirul Afkar (1916). Ia juga terlibat dalam Nahdlatut Tujjar (1918) yang memang bidangnya.

Karena itu ketika Nahdlatul Ulama berdiri, dalam sebuah pertemuan terbatas yang dipimpin Kiai Wahab Hasbullah di kawasan Bubutan Surabaya, maka ia langsung ditunjuk sebagai Hoftbestoor (Pengurus Besar) NU sebagai Ketua Tanfidziyah dan usul itu langsung disetujui oleh Kiai Hasyim Asy’ari. NU pun berkembang cepat di Jawa dan Kalimantan berkat jasanya.

Pada periode awal ini, selain menggiatkan bidang pendidikan dan pengembangan organisasi, maka NU sangat peduli dengan usaha pengembangan ekonomi dengan membentuk berbagai syirkah. Usaha impor sepeda dari Eropa dirintis sejak tahun 1935, karena untuk mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri, dan tentunya sangat dibutuhkan sebagai sarana transportasi warga NU dalam mengembangkan jamiyah.

Aktivitas Hasan Gipo terus berlanjut hingga menjelang wafatnya pada tahun 1934 (usia 65 tahun), kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman Sunan Ampel dalam pemakaman khusus keluarga Sagipoddin. Ia mempunyai tiga orang anak, yang kemudian melanjutkan usaha bisnisnya.

Ya, Langgar Gipo dan makam Hasan Gipo agaknya memang perlu segera direvitalisasi untuk "menghidupkan" nilai sejarah terkait Kota Surabaya, baik dalam kaitan edukasi maupun ekonomis/wisata. Bagaimanapun, sejarah tanpa nilai ekonomis di dalamnya hanya akan menjadi cerita, namun sejarah yang ekonomis ansich juga bisa "membunuh" sejarah-nya.

Pewarta: Edy M Yakub
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Prambanan Shiva Festival diharapkan genjot wisata religi

Prambanan Shiva Festival diharapkan genjot wisata religi

19 Januari 2026 09:34

Walkot Denpasar kenalkan wisata religi-Tahura kepada delegasi Citynet

Walkot Denpasar kenalkan wisata religi-Tahura kepada delegasi Citynet

29 Oktober 2025 04:37

Tabanan-Bali sabet gelar desa wisata religi dalam Trisakti Tourism Award

Tabanan-Bali sabet gelar desa wisata religi dalam Trisakti Tourism Award

11 Mei 2025 06:27

Ritual melukat di objek wisata religi Bali

Ritual melukat di objek wisata religi Bali

25 April 2025 22:37

Pangdam awali tugas di Kodam Udayana dengan wisata religi

Pangdam awali tugas di Kodam Udayana dengan wisata religi

19 April 2025 23:31

Dispar Bali petakan destinasi paling diincar turis saat Natal dan Tahun Baru

Dispar Bali petakan destinasi paling diincar turis saat Natal dan Tahun Baru

13 Desember 2023 19:15

Ziarah Wali Pitu dan jejak Islam di pulau Bali

Ziarah Wali Pitu dan jejak Islam di pulau Bali

18 Mei 2021 16:41

Menparekraf tegaskan silang pendapat soal wisata halal sudah selesai

Menparekraf tegaskan silang pendapat soal wisata halal sudah selesai

29 Desember 2020 21:12

Terpopuler

Denpasar diprakirakan berawan tebal Minggu ini

Denpasar diprakirakan berawan tebal Minggu ini

Bali anticipates Nipah virus spread through pigs control

Bali anticipates Nipah virus spread through pigs control

Kaesang angkat eks kader Golkar jadi Ketua PSI Bali

Kaesang angkat eks kader Golkar jadi Ketua PSI Bali

Film Esok Tanpa Ibu tampilkan pergeseran peran keluarga

Film Esok Tanpa Ibu tampilkan pergeseran peran keluarga

Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

Florian Wirtz, pemain termahal 2025 dengan nilai transfer Rp2,30 triliun

Top News

  • Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

    Koster targetkan pengurangan biaya produksi petani dan perajin arak Bali

    3 jam lalu

  • Kemenperin: Minuman alkohol lokal berkontribusi cukai Rp8,92 T pada 2025

    Kemenperin: Minuman alkohol lokal berkontribusi cukai Rp8,92 T pada 2025

    4 jam lalu

  • Kemenperin hadiahkan izin usaha arak Bali ke pemerintah provinsi

    Kemenperin hadiahkan izin usaha arak Bali ke pemerintah provinsi

    4 jam lalu

  • Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

    Siap-siap! hujan ditambah petir diprakirakan dominasi guyur kota besar

    4 jam lalu

  • Polemik kejar jambret jadi tersangka, Kapolres-Kajari Sleman minta maaf

    Polemik kejar jambret jadi tersangka, Kapolres-Kajari Sleman minta maaf

    16 jam lalu

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com