Denpasar (Antara Bali) - Ketua KONI Bali Drs Made Nariana berharap para atlet futsal daerah ini berjuang keras mengikuti babak kualifikasi sehingga bisa lolos meraih tiket ke Pekan Olahraga nasional (PON) Riau 2012.

"Saya dari dulu berharap agar Bali mampu mengirimkan atlet futsal, cabang olahraga yang kali ini dipertandingkan di PON," kata Nariana di Denpasar, Jumat ketika ditanya mengenai atlet futsal daerah ini memutuskan ikut pra PON di Kupang.

Menurut dia, pemain Bali harus berjuang keras supaya bisa meraih tiket PON, karena cabang olahraga sepakbola Pulau Dewata sudah kandas di babak kualifikasi dan gagal meraih ambisinya bisa bertandang pada kancah akbar di Riau.

Kesebelasan pra PON Bali harus menyerah setelah dibabat habis 2-3 oleh pemain tuan rumah di Mataram akibat kurangnya persiapan, jika dibandingkan dengan tuan rumah yang sudah mengambil ancang-ancang lebih awal.

Menurut Nariana, anak-anak Bali sebenarnya mampu mengimbangi permaianan lawannya di Mataram, namun keberuntungan ada di pihak tuan rumah yang memenangkan pertandingan melalui tendangan adu pinalti.

Dengan demikian, maka pupus harapan masyarakat Pulau Dewata untuk melihat kesebelasannya bertanding di arena PON, seperti pada PON Kaltim 2008.

Made Nariana mengatakan, kekalahan kesebelasan Bali di Mataram, dapat dijadikan pelajaran dan sekarang atlet cabang olahraga futsal harus lebih giat lagi berlatih sebelum terjun ke arena pertandingan.

Dia mengemukakan bahwa pemain futsal Bali bisa meraih tiket PON Riau dapat diperjuangkan untuk bisa dikirim mengingat jumlah atletnya relatif sedikit jika dibandingkan kesebelasan sepakbola dan besar kemungkinan bisa meraih prestasi.

Olahraga futsal baru berkembang di sejumlah daerah di Indonesia, sedangkan Bali yang menjadi lokasi wisata yang banyak dikunjungi turis dalam dan luar negeri, permainan jenis ini juga berkembang.

Mudah-mudahan atlet futsal Bali yang kini sedang giat-giatnya melakukan latihan dan ikut babak kualifikasi di Kupang bisa meraih tiket PON Riau 2012, harap Made Nariana.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026