"Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, hanya 25 orang lewat pelabuhan laut menumpang kapal pesiar," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Ir Gede Suarsa MSi di Denpasar, Minggu.
Ia mengatakan, pada 2010 wisatawan Prancis yang berwisata ke Bali tercatat 104.029 orang, turun 8,31 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 113.453 orang.
Negara itu masuk sepuluh besar pemasok wisman terbanyak ke Bali, dan mampu memberikan kontribusi 3,40 persen dari total turis yang ke Pulau Dewata 849.898 orang selama catur wulan pertama 2011. Hal itu meningkat 13,37 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya 748.754 orang.
Prancis merupakan salah satu pasar potensial pariwisata Bali, sehingga upaya promosi ke negara itu perlu lebih diintensifkan antara lain melalui misi kesenian dengan harapan mampu menarik minat masyarakat negeri itu untuk berlibur ke Pulau Dewata.
Tim kesenian Bali yang beranggotakan sekitar 30 orang seniman tabuh dan tari, menurut Ketua Yayasan Yasa Putra Sedana, Payangan, Gianyar, Dewa Rai Budiasa, akan mengadakan lawatan ke Prancis pada Juli-Agustus 2011 untuk ambil bagian dalam atraksi budaya akbar pawai mobil hias.
Tim kesenian Bali mendapat kehormatan untuk bisa mengisi acara budaya yang sudah dikenal masyarakat internasional, sejajar dengan tim kesenian dari negara lain di belahan dunia.
"Kami diundang untuk yang kedua kalinya oleh pendiri festival Montoire, Jean Francois Proux, sebab kesenian Bali sebelumnya pernah tampil dalam acara ini pada 1987," ujar Dewa Rai yang juga seniman itu
Sementara Gede Suarsa menambahkan, dari sepuluh negara terbanyak mengirimkan wisman ke Bali, tujuh negara di antaranya mengalami peningkatan cukup signifikan, namun tiga negara lainnya turun.
Tujuh negara yang masyarakatnya meningkat liburan ke Bali selain Perancis adalah Australia meningkat 34,92 persen dari 162.082 menjadi 210.903 orang, China 0,19 persen dari 71.052 menjadi 71.186 orang dan Malaysia 32,95 persen dari 39.435 menjadi 52.507 orang.
Selain itu Inggris 46,98 persen dari 21.859 menjadi 32.128 orang, Rusia naik 26,74 persen dari 24.970 menjadi 31.646 orang dan Singapura 42,99 persen dari 21.095 menjadi 30.455 orang .
Sedangkan tiga negara yang masyarakatnya semakin berkurang ke Bali meliputi Jepang 21,81 persen dari 44.085 orang pada catur wulan pertama 2010 menjadi 64.455 orang pada periode sama 2011.
"Demikian juga masyarakat Taiwan berkurang 10,51 persen dari 44.085 menjadi 39.451 orang dan Korea Selatan 1,35 persen dari 37.787 menjadi 37.277 orang," ujar Gede Suarsa.(*)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026