Denpasar (Antara Bali) - Komisi III DPRD Bali melakukan pemantauan ke lokasi banjir bandang akibat hujan deras yang menimpa Pura Teratai Bang di kawasan Kebun Raya Bedugul, Kabupaten Tabanan.
"Kami bersama anggota Komisi III DPRD dan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama melakukan peninjauan ke lokasi musibah banjir bandang yang menimpa salah satunya tempat suci Pura Teratai Bang," kata Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba di sela acara peninjauan lokasi musibah tersebut, di Tabanan, Bali, Senin.
Ia mengatakan kondisi Pura Teratai Bang pasca-musibah banjir bandang akibat tebing di atas pura tersebut longsor sehingga menimpa bangunan tempat suci itu.
"Kami meminta kepada pemerintah kabupaten dan provinsi bisa segera mencarikan jalan keluar, sehingga pura tersebut bisa dibangun kembali," ucap politikus Partai Demokrat.
Tamba berharap kepada pemerintah provinsi jika memungkinkan masih tersedia dana cadangan sosial agar bisa segera dicairkan untuk melakukan pemugaran Pura Teratai Bang itu.
"Kami belum sempat koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menanyakan apakah masih tersedia dana sosial guna bisa memperbaiki segera tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya melakukan peninjauan ke lokasi pura tersebut guna mengetahui secara langsung kerusakan yang terjadi, sehingga ke depannya menjadi prioritas untuk diperbaiki.
"Kebetulan hari Selasa (27/12) di DPRD ada rapat pimpinan akhir tahun. Mungkin besok kita akan usulkan kepada pemerintah provinsi agar perbaikan pura dianggarkan pada APBD tahun 2017 sebagai skala pembangunan prioritas dan mendesak," ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, bahwa lokasi pura tersebut rusak parah akibat diterjang longsoran tebing yang berada dihulu pura tersebut.
"Kondisi Pura Terarai Bang tersebut memprihatinkan. Hampir semua rusak bangunannya. Oleh karena itu pada rapat pimpinan kita akan usulkan ke pihak eksekutif agar segera diperbaiki," katanya. (WDY)
