Singaraja, (Antara Bali) - Kepolisian Resor Buleleng, Bali, mengintensifkan razia di sejumlah wilayah di kabupaten terluas di Pulau Dewata tersebut sebagai usaha menekan peredaran minuman keras (miras) menjelang bulan puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Kepala Bagian Operasi Polres Buleleng, Komisaris Polisi Ketut Gelgel di Singaraja, Sabtu, mengungkapkan razia miras bertujuan memberantas jaringan peredarannya, selain juga mengamankan barang bukti yang ada.

Ia mengungkapkan, jenis minuman keras yang paling banyak diamankan adalah miras jenis arak Bali. "Jenis miras tersebut (arak Bali) harganya murah dan sangat mudah didapat sehingga banyak yang pakai, dari anak muda hingga dewasa," kata dia.

Gelgel lebih lanjut menambahkan, Polres melalui Satuan Sabhara selalu rutin melakukan patroli baik dengan kendaraan maupun berjalan kaki memantau peredaran miras.

Polres juga mengimbau jajaran di sembilan Polisi Sektor (Polsek) di wilayah itu menekan peredaran miras. "Polsek juga rutin melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah," imbuhnya.

Bukan hanya itu saja, kegiatan preventif itu merupakan antisipasi polisi dalam mencegah peredaran dan penggunaan minuman keras berbagai jenis yang dapat memunculkan berbagai jenis tindakan kriminal.

"Selain itu, bahwa penegakan hukum seperti kegiatan razia minuman keras akan intens dilakukan untuk meminimalkan peredaran minuman yang memabukkan itu. Jangan sampai habis mabuk melakukan tindakan kriminal yang meresahkan," katanya.

Di sisi lain, razia minuman keras termasuk narkoba juga merupakan kegiatan rutin menjadi atensi kepolisian mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebelumnya, Polres berhasil berhasil menekan peredaran dan penjualan minuman keras dengan mengamankan sejumlah tong berisi arak, disinyalir miras jenis itu menjadi penyebab muncunya permasalahan sehingga antisipasi dilakukan dengan melakukan "sweeping" secara terus menerus. (IMB)

Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo

Editor : I Made Andi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016